TVRINews, Probolinggo
Di tengah efisiensi anggaran yang berlaku saat ini, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Probolinggo tetap optimis terhadap kemajuan olahraga di kota tersebut.
KONI menargetkan dapat meraih minimal 40 medali emas, 32 perak, dan 45 perunggu dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang akan berlangsung pada Juni-Juli 2025.
Hal ini disampaikan oleh Ketua KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan, dalam konferensi pers bersama sejumlah awak media pada Sabtu, 26 April 2025.
"Pekan Olahraga Provinsi Jatim akan dilaksanakan pada tanggal 28 Juni hingga 5 Juli 2025. Kami tetap optimis Probolinggo mampu mencapai target ini, mohon dukungan dan doanya," ujar Zulfikar.
Porprov Jatim kali ini akan diselenggarakan di Kota Malang, Jawa Timur, dan salah satu cabang olahraga andalan KONI Probolinggo adalah panjat tebing.
Zulfikar menambahkan bahwa para atlet panjat tebing telah menjalani latihan intensif di Gelanggang Olahraga Ahmad Yani, yang terletak di Jalan Dokter Sutomo, Kota Probolinggo.
"Setiap hari para atlet berlatih dengan penuh semangat untuk mempersiapkan diri menghadapi ajang Porprov Jatim. Kami memberikan kepercayaan kepada atlet panjat tebing untuk meraih tiga medali emas dan satu medali perak," ucap Zulfikar.
Atlet panjat tebing yang akan berlaga di Porprov Jatim 2025 adalah mereka yang tergabung dalam Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Cabang Kota Probolinggo.
Meskipun KONI Kota Probolinggo saat ini menghadapi situasi efisiensi anggaran, Zulfikar menekankan bahwa hal tersebut tidak menyurutkan semangat untuk mensukseskan Porprov.
"Melalui pemusatan latihan atau Training Center yang dimulai sejak Januari 2025 lalu, para atlet panjat tebing ini yakin bisa meraih target yang telah ditentukan, meskipun di tengah kondisi efisiensi anggaran," kata Zulfikar.
Hal senada juga disampaikan oleh pelatih panjat tebing, Iwan Rosyidi, yang ditemui di lokasi latihan. Iwan menyatakan optimisme tim setelah sukses meraih 3 medali emas, 7 perak, dan 8 perunggu dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pada awal April lalu.
"Efisiensi anggaran bukan halangan besar bagi kami. Meskipun kami memang membutuhkan anggaran yang cukup untuk mempersiapkan para atlet, kami tetap bangga atas dukungan dari semua pihak, mulai dari pelatih hingga orang tua, yang telah berperan sebagai official terbaik," tutur Iwan.
Data dari KONI Kota Probolinggo mencatatkan bahwa sebanyak 224 atlet dari 31 cabang olahraga akan diutus untuk berlaga dalam ajang Porprov Jatim IX tahun 2025 mendatang.
Baca Juga: Batam Open 2025: Cetak Bibit Atlet Panahan Bertaraf Internasional










