TVRINews, Jakarta
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mulai mempersiapkan langkah strategis untuk membentuk skuad terbaik menghadapi Piala Asia 2027.
Salah satu fokus utama yang akan dilakukan dalam waktu dekat adalah mengevaluasi pemain-pemain domestik melalui pemusatan latihan pada Mei 2026.
Menurut Herdman, pemusatan latihan tersebut menjadi tahap awal untuk menilai performa pemain lokal yang tampil konsisten sepanjang musim, sekaligus mengidentifikasi sosok-sosok yang dinilai memiliki profil sesuai kebutuhan tim nasional ke depan.
“Salah satu langkah besar yang harus kami ambil adalah mengevaluasi pemain domestik. Pada pemusatan latihan bulan Mei ini, kami akan melihat pemain-pemain yang tampil baik sepanjang musim ini, termasuk pemain yang menurut kami mulai menunjukkan profil yang kami butuhkan untuk masa depan,” ujar Herdman dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Rabu, 13 Mei 2026.
Setelah evaluasi pemain lokal, Herdman mengungkapkan bahwa tahap berikutnya akan dilakukan pada Juni dengan memantau pemain diaspora yang bermain di Eropa.
Ia menilai proses tersebut penting untuk memadukan kekuatan pemain lokal dan diaspora demi menemukan komposisi terbaik untuk menghadapi tantangan di Grup F.
“Langkah pertama adalah menguji pemain domestik. Langkah kedua pada bulan Juni adalah melihat pemain diaspora yang bermain di Eropa dan memadukannya dengan pemain lokal terbaik kita untuk memahami lebih jauh grup ini dan menentukan siapa saja pemain yang tepat untuk memimpin Indonesia di Piala Asia 2027,” kata Herdman.
Herdman menjelaskan ada dua fokus utama dalam proses persiapan ini, yakni evaluasi komposisi skuad dan peningkatan performa tim secara keseluruhan.
“Ada dua bagian penting dalam proses ini. Pertama adalah evaluasi grup, kedalaman skuad, dan profil posisi pemain. Kedua adalah performa. Ini adalah training camp kedua saya bersama tim,” ucap Herdman.
Selain aspek teknis, Herdman menegaskan pentingnya membangun identitas permainan serta chemistry antarpemain agar Timnas Indonesia mampu naik ke level lebih tinggi di Asia.
“Setiap kali kami berkumpul, fokusnya adalah mengembangkan kerangka taktik dan identitas permainan kami, sekaligus membangun koneksi di dalam dan luar lapangan. Kami harus membangun brotherhood yang dibutuhkan untuk membawa Indonesia naik ke level berikutnya di Asia,” tutur Herdman.
Timnas Indonesia sendiri tergabung di Grup F Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Tailan berdasarkan hasil undian turnamen yang akan berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.
Grup tersebut diprediksi menjadi salah satu yang paling kompetitif karena mempertemukan Indonesia dengan dua kekuatan besar Asia, Jepang dan Qatar, serta rival regional Asia Tenggara, Tailan.
Pertemuan melawan Tailan juga menjadi sorotan tersendiri karena untuk pertama kalinya kedua negara akan bertemu di putaran final Piala Asia.
Selain itu, Indonesia kembali bertemu Jepang setelah sebelumnya berada satu grup pada Piala Asia 2023 dan beberapa kali berhadapan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sementara Qatar datang dengan status juara bertahan dua edisi terakhir Piala Asia.
Pada Piala Asia 2027, juara grup, runner up, serta empat peringkat ketiga terbaik akan lolos ke babak gugur.
Indonesia memiliki modal positif setelah mencatat sejarah pada edisi 2023 dengan untuk pertama kalinya lolos dari fase grup dan melaju ke babak 16 besar.










