TVRINews, Tokyo
Atlet muda karate Indonesia menorehkan prestasi dalam ajang The 46th Shidokan World Championship di Hamamatsu Industrial Exhibition Hall, Prefektur Shizuoka, Jepang. Kontingen Perkumpulan Shidokan Honbu Indonesia berhasil membawa pulang dua gelar juara kedua dan satu juara ketiga.
Raihan Syauqi Amri menyumbangkan gelar juara kedua pada kelas -65 kilogram kategori Samurai Rules. Prestasi serupa diraih Gunawan Guntur yang menempati posisi kedua kelas -65 kilogram kategori Full Contact Rules, meskipun baru pertama kali bertanding di kelas tersebut.
Sementara itu, Fajar Eko Pambudi berhasil meraih juara ketiga pada kelas 65 kilogram kategori Samurai Rules. Adapun karateka termuda Indonesia, Kenzo Djaputra yang berusia 10 tahun, turut menunjukkan penampilan penuh percaya diri pada kategori Elementary Full Contact Rules.
Counsellor Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Iqbal Mohammad Amrullah, mengapresiasi prestasi yang diraih para atlet Indonesia. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi langkah awal untuk menghadapi berbagai kejuaraan dunia berikutnya.
“Selamat kepada tim karate Shidokan Honbu Indonesia. Apresiasi dari kami atas prestasi yang membanggakan di pentas dunia. Kerja keras latihan teman-teman dalam meraih juara berbuah hasil gemilang. Meski demikian capaian ini bukan akhir melainkan awal dari sejumlah tantangan berikut dari kejuaran dunia di masa mendatang. Kami juga berharap pengalaman mengikuti kejuaraan ini menjadi bekal dalam memperkuat kualitas bertanding. Termasuk belajar dalam penyelenggaraan ajang kejuaraan seperti ini,” ujar Iqbal dalam keterangan yang diterima tvrinews, Jumat, 6 November 2026.
Iqbal menambahkan, KBRI Tokyo bersama masyarakat Indonesia di Jepang akan terus memberikan dukungan kepada atlet Tanah Air yang mengikuti berbagai kompetisi internasional di Jepang.
“KBRI Tokyo dan tentunya seluruh warga Indonesia di Jepang, senantiasa memberi dukungan penuh bagi atlet Indonesia dalam mengikuti berbagai ajang kejuaraan dunia di Jepang,” tambahnya.
Branch President Shidokan Indonesia (Shibucho), Shihan Erick Danurahardja, menjelaskan bahwa Perkumpulan Shidokan Honbu Indonesia merupakan cabang resmi World Karate Association Shidokan yang berpusat di Jepang.
Organisasi tersebut secara konsisten melakukan pembinaan dan mengirimkan atlet potensial untuk mengikuti berbagai kejuaraan di Jepang.
Erick mengatakan, prestasi di Hamamatsu melanjutkan capaian positif kontingen Indonesia setelah sebelumnya berkompetisi dalam Kyokushin World Union (KWU) SENSHI Japan International Tournament di Tokyo pada April 2026.
“Keberhasilan di Hamamatsu ini melanjutkan capaian positif kontingen setelah sebelumnya menorehkan prestasi di ajang Kyokushin World Union (KWU) SENSHI Japan International Tournament di Tokyo pada April 2026 lalu. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kontingen Indonesia bersiap kembali menatap agenda kejuaraan internasional Shidokan berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di Yokohama pada tahun depan. Di tahun-tahun awal kami hanya mengirimkan 1 hingga 3 atlet. Kali ini bersyukur bisa 4 atlet. Target tahun depan di Yokohama adalah 10 atlet mengingat persaingan dengan negara-negara lain semakin ketat dan tambah banyak fighter-fighter negara lain yg baru-baru dan bagus. Terima kasih atas dukungan dari KBRI Tokyo,”ungkap Erick.
Kejuaraan dunia karate full contact tersebut diikuti atlet dari 15 negara. Indonesia mengirimkan empat atlet putra muda asal Sumatera Utara dan Surabaya yang didampingi dua ofisial.
Hasil ini menjadi modal bagi kontingen Shidokan Indonesia untuk mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan internasional berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di Yokohama, Jepang, pada 2027.










