TVRINews, Shizouka
Kontingen karate muda Indonesia dari Perkumpulan Shidokan Honbu Indonesia meraih tiga podium pada ajang The 46th Shidokan World Championship di Hamamatsu Industrial Exhibition Hall, Prefektur Shizuoka, Jepang, Minggu, 1 November 2026.
Dua gelar juara kedua diraih Raihan Syauqi Amri dan Gunawan Guntur. Raihan menempati posisi runner-up pada kelas -65 kg kategori Samurai Rules. Sementara itu, Gunawan meraih hasil serupa di kelas -65 kg kategori Full Contact Rules, meski baru pertama kali bertanding pada kategori tersebut.
Satu podium lainnya disumbangkan Fajar Eko Pambudi yang meraih juara ketiga pada kelas 65 kg kategori Samurai Rules.
Indonesia juga menurunkan karateka termuda dalam kontingen, Kenzo Djaputra yang baru berusia 10 tahun. Ia tampil pada kategori Elementary Full Contact Rules dengan menunjukkan kepercayaan diri dan daya juang selama pertandingan.
Counsellor Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Iqbal Mohammad Amrullah, mengapresiasi pencapaian para atlet Indonesia. Menurut dia, hasil tersebut dapat menjadi bekal untuk menghadapi kejuaraan internasional berikutnya.
“Selamat kepada tim karate Shidokan Honbu Indonesia. Apresiasi dari kami atas prestasi yang membanggakan di pentas dunia. Kerja keras latihan teman-teman dalam meraih juara berbuah hasil gemilang. Meski demikian, capaian ini bukan akhir, melainkan awal dari sejumlah tantangan berikutnya di kejuaraan dunia mendatang,” ujar Iqbal dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Kamis, 5 November 2026.
Ia juga berharap pengalaman mengikuti kejuaraan tersebut dapat meningkatkan kualitas bertanding para atlet sekaligus menjadi pembelajaran dalam penyelenggaraan kompetisi.
“KBRI Tokyo dan tentunya seluruh warga Indonesia di Jepang senantiasa memberi dukungan penuh bagi atlet Indonesia dalam mengikuti berbagai ajang kejuaraan dunia di Jepang,” ucap Iqbal.
Branch President Shidokan Indonesia (Shibucho), Shihan Erick Danurahardja, menjelaskan Perkumpulan Shidokan Honbu Indonesia merupakan cabang resmi World Karate Association Shidokan yang berpusat di Jepang.
Organisasi tersebut secara konsisten membina atlet dan mengirimkan mereka ke berbagai kejuaraan di Jepang.
Menurut Erick, hasil di Hamamatsu melanjutkan capaian kontingen Indonesia setelah sebelumnya mengikuti Kyokushin World Union (KWU) SENSHI Japan International Tournament di Tokyo pada April 2026.
"Keberhasilan di Hamamatsu ini melanjutkan capaian positif kontingen setelah sebelumnya menorehkan prestasi di ajang Kyokushin World Union (KWU) SENSHI Japan International Tournament di Tokyo pada April 2026 lalu," kata Erick.
Ia mengatakan Shidokan Indonesia mulai meningkatkan jumlah atlet yang dikirim ke kejuaraan internasional. Pada kejuaraan kali ini, Indonesia menurunkan empat atlet putra yang berasal dari Sumatera Utara dan Surabaya, didampingi dua ofisial.
"Di tahun-tahun awal kami hanya mengirimkan satu hingga tiga atlet. Kali ini bersyukur bisa empat atlet. Target tahun depan di Yokohama adalah 10 atlet, mengingat persaingan dengan negara-negara lain semakin ketat dan semakin banyak petarung baru yang memiliki kualitas bagus," tutur Erick.
Erick juga menyampaikan terima kasih atas dukungan KBRI Tokyo. Kontingen Shidokan Indonesia kini bersiap menghadapi agenda kejuaraan internasional berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di Yokohama, Jepang, pada 2027.
The 46th Shidokan World Championship diikuti atlet dari 15 negara. Dalam kejuaraan bela diri karate full contact tersebut, Indonesia berhasil membawa pulang dua gelar juara kedua dan satu gelar juara ketiga.









