TVRINews, Jakarta
Direktur Utama I.League Ferry Paulus menyebut penundaan Piala Asia 2027 membuka peluang bagi operator kompetisi untuk menyesuaikan jadwal liga.
I.League berencana memajukan sejumlah pertandingan yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Februari dan bulan-bulan berikutnya ke Januari 2027. Sejatinya, tak ada jadwal pertandingan dalam kalender tersebut.
Ferry mengatakan pihaknya belum membahas secara resmi perubahan agenda kompetisi bersama PSSI. Namun, I.League akan berupaya mengatur ulang jadwal agar kompetisi di seluruh strata liga dapat berakhir pada Mei 2027.
"Belum ada kesepakatan antara kita dengan PSSI apakah ini akan ada agenda-agenda lain atau tidak," kata Ferry kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Kamis, 5 November 2026.
Ia menjelaskan sebelum Piala Asia 2027 mengalami penundaan, jadwal kompetisi diproyeksikan berakhir pada Juni 2027.
Dengan perubahan kalender turnamen tersebut, I.League melihat peluang untuk mengembalikan jadwal akhir kompetisi ke Mei.
"Kalau melihat bahwa Piala Asia ini adalah satu turnamen yang penting buat PSSI, dan tadi sudah disampaikan bahwa persiapannya jadi lebih matang untuk Timnas sendiri di event atau dimundurkannya Piala Asia ini," ujar Ferry.
"Ya buat liga tentunya kami akan berupaya untuk bisa memadatkan atau menarik pertandingan-pertandingan yang kita extend ke bulan Februari dan seterusnya menjadi seperti apa yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya. Dengan begitu, berakhirnya kompetisi di semua strata liga ini akan berakhir di bulan Mei," ucap Ferry melanjutkan.
Menurutnya, penyesuaian jadwal juga berpotensi memberikan waktu pemulihan yang lebih baik bagi klub. Hal itu terutama penting bagi tim-tim yang akan berlaga di kompetisi antarklub Asia dan Shopee Cup.
"Yang jauh lebih penting tentunya recovery rest-nya tim, semua tim, akan lebih baik, terutama yang akan berkompetisi di AFC ataupun di ASEAN Cup," tutur Ferry.
Terkait sosialisasi perubahan jadwal kepada klub, Ferry menyebut penyesuaian kalender kompetisi bukan hal baru bagi I.League. Menurut dia, perubahan jadwal pertandingan, baik terkait waktu maupun hari pelaksanaan, kerap dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai kondisi.
"Sering kali juga kita melakukan sirkulasi perubahan jadwal, baik itu jam, ada hari, karena memang ada kearifan lokal. Kalau ini kan sudah jelas bahwa Piala Asianya ditunda, ya pasti juga kita akan menyesuaikan," ujar Ferry.
Ia menambahkan, klub kemungkinan akan menyambut positif penyesuaian tersebut karena dapat mengurangi kekosongan jadwal pertandingan.
Sebelumnya, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menunda Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Turnamen yang semula dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027 itu diundur menjadi 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028.
AFC mengumumkan perubahan jadwal tersebut pada Selasa, 3 November 2026, setelah berdiskusi dengan panitia penyelenggara lokal dan Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF).
Keputusan itu mempertimbangkan situasi luar biasa di kawasan Timur Tengah, termasuk kendala logistik dan gangguan perjalanan.
"Dewan penyelenggara Piala Asia AFC menyetujui penjadwalan ulang turnamen tim nasional utama ini dengan mempertimbangkan situasi luar biasa yang terjadi akibat perkembangan di kawasan tersebut," demikian pernyataan resmi AFC yang dikutip tvrinews.com.
Timnas Indonesia dijadwalkan tampil di Piala Asia 2027 dan tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.









