TVRINews, Lyon
Bek Kiri Argentina Nicolas Tagliafico menyebut status juara bertahan akan membawa tantangan berbeda bagi timnya di Piala Dunia FIFA 2026. Menurutnya, setiap lawan akan tampil lebih termotivasi untuk mengalahkan Argentina.
Pada usia 33 tahun, Tagliafico menjadi salah satu pemain paling berpengalaman di skuad asuhan Lionel Scaloni. Ia sebelumnya tampil di Piala Dunia 2018 dan turut berperan dalam keberhasilan Argentina meraih gelar juara di Piala Dunia 2022.
“Bermain di Piala Dunia sebagai juara adalah sesuatu yang sangat spesial. Ini akan menjadi tantangan baru karena semua tim ingin mengalahkan kami. Mempertahankan gelar itu unik,” kata Tagliafico yang dikutip tvrinews.com dari laman resmi FIFA, Minggu, 3 Mei 2026.
Ia mengaku dua momen paling berkesan di Qatar adalah kekalahan dari Arab Saudi di fase grup serta kemenangan di final.
“Dua momen yang sangat bertolak belakang, satu sangat rendah dan satu sangat tinggi,” ujar Tagliafico.
Menghadapi tekanan sebagai juara bertahan, Tagliafico menilai pengalaman menjadi kunci utama. Ia menyebut skuad Argentina dihuni pemain yang memahami arti membela negara di panggung tertinggi sepak bola dunia.
Tagliafico juga menyoroti peran kapten Lionel Messi yang dinilai sebagai sosok sentral di dalam tim. Ia menegaskan seluruh pemain akan terus mendukung Messi, yang berpotensi menjalani Piala Dunia terakhirnya.
“Dia sangat berarti bagi kami. Kami akan mendukungnya sampai akhir, seperti yang selalu kami lakukan,” ucap Tagliafico.
Argentina tergabung di Grup J bersama Aljazair, Austria, dan Yordania. Tagliafico menilai tantangan terbesar timnya adalah mempertahankan standar tinggi yang telah dicapai pada edisi sebelumnya.
Ia menambahkan pengalaman yang didapat setelah 2022 membuatnya semakin matang, baik secara taktik maupun fisik.
“Pengalaman itu sangat membantu, terutama karena kami sering menghadapi lawan-lawan yang sama di level Eropa,” tutur Tagliafico.










