TVRINews, Sleman
PSS Sleman memastikan satu tempat promosi langsung ke Super League (Liga 1) 2026/27 setelah keluar sebagai juara Grup B Championship (Liga 2) 2025/26.
Kepastian itu diraih usai tim berjuluk Super Elja mengalahkan PSIS Semarang dengan skor 3-0 pada laga pamungkas di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu, 3 Mei 2026.
Tiga gol kemenangan PSS masing-masing dicetak Gustavo Tocantins, Junior Haqi, dan Arda Alfareza.
Hasil ini membawa PSS melaju ke partai final dan akan menghadapi Garudayaksa FC untuk memperebutkan gelar juara Championship musim ini.
Sementara itu, satu tiket promosi tersisa akan ditentukan melalui laga play-off antara Adhyaksa FC Banten dan Persipura Jayapura.
Menjelang final, Pelatih Garudayaksa FC Widodo C. Putro menegaskan timnya tidak sekadar membidik promosi, tetapi juga mengincar gelar juara.
“Kami tentunya tidak hanya kepingin promosi, kami juga membidik untuk juara, kenapa tidak. Pemain dan manajemen sudah komitmen. Pertama kita harus juara, tapi ini ada jalannya, mari kita sama-sama ke sana,” ujar Widodo yang dikutip tvrinews.com, Minggu, 3 Mei 2026.
Ia menambahkan fokus utamanya saat ini adalah membawa tim meraih gelar, sementara rencana melatih di Liga 1 musim depan belum menjadi prioritas.
“Mengenai apakah saya akan melatih di Liga 1, saya belum terpikirkan ke sana, karena fokus kita juara dulu. Step by step,” kata Widodo.
Widodo juga mengakui kekuatan PSS Sleman sebagai lawan di final. Ia menilai Super Elja memiliki kualitas tim yang solid di semua lini.
“Ya sementara ini mereka urutan satu. Secara tim sangat bagus, ada Rico Simanjuntak di sayap, mobilitas gelandangnya, dan striker Tocantins yang cukup andal dalam menempatkan posisi,” ucap Widodo.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya kebersamaan tim sebagai kunci menghadapi laga final.
“Tapi semua itu kalau tidak ada kebersamaan dari kita, akan nol besar. Jadi saya harapkan dengan sisa waktu yang pendek ini kita fokus membidik final. Euforia cukup satu-dua hari, setelah itu fokus,” tutur Widodo.
Terkait laga final yang kemungkinan digelar di Stadion Maguwoharjo, Widodo menyambut positif.
“Tidak masalah, justru senang. Mungkin penonton akan banyak, semangat pemain malah berlipat,” ujar Widodo.










