TVRINews, Sanya
Asian Beach Games Sanya 2026 resmi ditutup dengan capaian Tim Indonesia yang membawa pulang satu medali emas dan dua perak.
Hasil tersebut menempatkan Indonesia di peringkat ke-11 klasemen akhir multievent olahraga pantai empat tahunan itu.
Tuan rumah Tiongkok keluar sebagai juara umum dengan raihan 24 emas, 17 perak, dan 13 perunggu.
Tailan menempati posisi kedua dengan 10 emas, 9 perak, dan 8 perunggu, disusul Iran di peringkat ketiga dengan 9 emas dan 1 perak.
Capaian ini menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang olahraga nasional. Partisipasi di ajang internasional dinilai memberikan pengalaman penting bagi atlet untuk terus berkembang sekaligus meningkatkan daya saing di level yang lebih tinggi.
Pada upacara penutupan, atlet panjat tebing Amanda Narda Mutia dipercaya sebagai pembawa bendera Indonesia.
Ia tampil di nomor individual dan relay, dengan pencapaian menembus babak 16 besar di nomor individual serta perempat final nomor relay bersama Puja Lestari.
“Saya senang dan bangga bisa mengibarkan bendera Merah Putih di closing ceremony. Semoga ini bisa menginspirasi teman-teman atlet di Indonesia,” ucap Amanda dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Minggu, 3 Mei 2026.
Ia mengakui pengalaman bertanding di ajang tersebut sangat berkesan, meski harus tampil dalam kondisi cedera.
“Pengalaman bertanding di sini sangat berharga. Sebenarnya saya berkompetisi dalam keadaan cedera, jadi dalam kondisi yang kurang baik saya bisa memberikan performa yang cukup baik. Selanjutnya saya ingin fokus pemulihan, mungkin tidak berkompetisi dulu, supaya ke depannya lebih bisa tampil maksimal,” kata Amanda.
Sementara itu, Chef de Mission Tim Indonesia Krisna Bayu menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah berjuang membawa nama Indonesia.
“Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang membawa nama Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026. Setiap pertandingan yang dijalani menjadi bagian penting dari proses peningkatan kualitas dan mental bertanding atlet kita,” ujar Krisna Bayu.
Ia menegaskan hasil ini menjadi fondasi penting menghadapi agenda besar berikutnya, yakni Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober.
“Kami melihat hasil ini sebagai batu pijakan. Oleh karena itu, evaluasi dan persiapan akan terus dimatangkan agar Indonesia dapat tampil lebih optimal,” tutur Krisna Bayu.
Tim Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026 diperkuat 22 atlet dari tiga cabang olahraga, yaitu basket 3x3, voli pantai, dan panjat tebing. Kombinasi atlet berpengalaman dan talenta muda menjadi bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan.
Krisna Bayu menekankan keberhasilan tidak hanya diukur dari jumlah medali, tetapi juga dari proses dan kesiapan menghadapi ajang yang lebih besar.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga konsistensi pembinaan dan memperkuat sistem. Medali adalah hasil, tetapi proses dan kesiapan menuju panggung yang lebih besar seperti Asian Games harus menjadi fokus utama kita bersama,” kata Krisna Bayu.










