TVRINews, Odense
Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, antusias menjalani pertandingan perdana mereka di Denmark Open 2026.
Turnamen ini juga menjadi momen kembalinya Felisha ke lapangan setelah sekitar empat bulan absen dari kompetisi.
Felisha mengaku bersyukur akhirnya bisa kembali bertanding, meski kini harus memulai perjalanan bersama pasangan baru.
“Puji Tuhan akhirnya bisa kembali bertanding, melewati semua hal yang terjadi di sekitar empat bulan terakhir. Bersyukur banget pasti bisa balik bertanding lagi walaupun dengan kondisi yang berbeda, pasangan yang berbeda,” kata Felisha dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Rabu, 14 Oktober 2026.
Ia menegaskan perubahan pasangan tidak mengubah target dan ambisinya. Felisha justru merasa kini berada dalam kondisi yang lebih baik untuk kembali bersaing.
“Tapi semuanya, tujuan saya tidak berubah, goals tetap sama. Mungkin cuma jalannya saja, caranya saja yang berubah. Tapi saya yakin saya sekarang jauh lebih baik,” ujar Felisha.
Bagi Dejan, Denmark Open 2026 menjadi kesempatan untuk kembali tampil di turnamen level atas setelah cukup lama tidak berlaga di ajang BWF World Tour Super 750.
“Alhamdulillah saya bisa bermain di level atas lagi. Sudah cukup lama saya tidak main di Super 750, jadi memang sekarang sama Felisha bersyukur banget dikasih kesempatan lebih lagi,” ucap Dejan.
Ia juga mengakui perlu beradaptasi dengan karakter permainan Felisha. Sebelumnya, Dejan sempat bermain dengan beberapa pasangan berbeda, yakni Siti Fadia Silva Ramadhanti, Bernadine Anindya Wardana, dan Apriyani Rahayu.
“Pasti ada kesulitan karena harus adaptasi lagi dari kemarin Fadia, ke Bernadine, lalu ke Apri, itu tipenya beda-beda semua. Termasuk dengan Felisha sekarang. Tapi karena sudah latihan lama di ganda campuran, jadi coba lebih menghafal kebiasaan masing-masing,” tutur Dejan.
Menurut Dejan, proses latihan bersama menjadi modal penting untuk membangun chemistry dan menyesuaikan pola permainan mereka sebagai pasangan baru.
Menghadapi turnamen ini, Dejan/Felisha mengaku tetap memiliki target untuk meraih hasil terbaik. Namun, Felisha ingin lebih berfokus menikmati setiap pertandingan dan proses yang dijalaninya.
“Target itu pasti ada. Keinginan hasil yang bagus pasti ada. Hanya saya lebih fokus ke bagaimana saya bisa menikmati setiap momen di lapangan. Saya mau menikmati perjalanan saya lebih lagi dibanding yang kemarin. Saya yakin dengan itu hasil yang bagus pun akan datang,” kata Felisha.
Pada babak pertama Denmark Open 2026, Dejan/Felisha dijadwalkan menghadapi pasangan Taiwan, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang.
Pertandingan tersebut akan menjadi ujian awal bagi pasangan anyar Indonesia itu untuk mengukur kesiapan sekaligus membangun kepercayaan diri dalam persaingan level Super 750.










