TVRINews, Nagoya
Kontingen Indonesia mulai mematangkan persiapan menghadapi Asian Para Games 2026 setelah tiba di Bandar Udara Internasional Chubu Centrair, Nagoya, Jepang, Selasa, 13 Oktober 2026.
Cabang olahraga para bulu tangkis menjadi salah satu yang akan lebih dahulu bertanding dengan target menembus babak final.
Koordinator tim pelatih para bulu tangkis Indonesia Jarot Hernowo mengungkapkan optimisme terhadap peluang para atlet saat memulai babak kualifikasi pada Jumat, 16 Oktober 2026. Menurutnya, Indonesia memiliki peluang bersaing di berbagai nomor yang dipertandingkan.
Pasangan Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila menjadi salah satu andalan Indonesia pada nomor ganda campuran klasifikasi SL3-SU5. Meski demikian, Jarot menilai peluang meraih hasil maksimal tidak hanya bergantung pada pasangan tersebut.
“Artinya, dari seluruh nomor ini kami punya chance untuk masuk ke perempat final, kemudian nanti ada semifinal dan insyaallah kami tetap dari berbagai nomor ini ke babak final,” ujar Jarot dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Rabu, 14 Oktober 2026.
Optimisme juga disampaikan Hikmat Ramdani. Ia membidik medali emas sebagai bagian dari upayanya mengumpulkan poin untuk mengamankan tiket menuju Paralimpiade Los Angeles 2028 di Amerika Serikat.
“Persiapan satu tahun. Soalnya dari Paris, sampai nanti mungkin LA, cari poin, cari poin. Setelah ini kan Malaysia, lanjut lagi cari poin untuk Paralympic. Kemarin sempat peringkat kesepuluh, terus kami berangkat-berangkat, jadi mix sudah peringkat satu lagi,” kata Hikmat.
Hikmat menjelaskan, perjuangan mengumpulkan poin untuk kualifikasi Paralimpiade menjadi bagian penting dari rangkaian kompetisi yang dijalaninya.
Sehingga, Asian Para Games 2026 menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan performa sekaligus memperkuat posisinya dalam persaingan menuju Los Angeles.
Kontingen Indonesia tiba di Nagoya dalam kondisi bugar setelah menempuh perjalanan selama 7 jam 20 menit. Secara keseluruhan, Indonesia mengirimkan 103 atlet dari 12 cabang olahraga.
Rinciannya, para atletik diikuti 25 atlet, para bulu tangkis 15 atlet, para renang 12 atlet, para angkat berat 10 atlet, para tenis meja sembilan atlet, para panahan tujuh atlet, para judo tujuh atlet, boccia lima atlet, para balap sepeda lima atlet, para menembak tiga atlet, anggar kursi roda tiga atlet, serta para taekwondo dua atlet.
Selain para bulu tangkis, para tenis meja juga dijadwalkan memulai babak kualifikasi pada Jumat, 16 Oktober 2026, sebelum upacara pembukaan. Kedua cabang olahraga tersebut menjadi pembuka perjuangan kontingen Merah Putih dalam ajang Asian Para Games 2026.










