TVRINews, Aichi
Timnas Basket Putra Indonesia kembali menelan pil pahit pada laga kedua Grup A nomor 5x5 Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia takluk dari Korea Selatan dengan skor 48-102 di Aichi International Arena, Jumat, 11 September 2026.
Hasil tersebut menjadi kekalahan kedua Indonesia setelah sebelumnya mengakui keunggulan tuan rumah Jepang pada laga pembuka.
Indonesia mengawali pertandingan dengan cukup agresif. Lima poin pertama Indonesia dicetak Ali Bagir dan Lester Prosper dalam dua menit awal. Namun, Korea Selatan mampu merespons dengan mengandalkan tembakan tiga angka, seperti yang dilakukan Jepang pada laga sebelumnya.
Anak asuh David Singleton kemudian kehilangan keunggulan dan tertinggal 5-8. Efektivitas tembakan Korea Selatan membuat Indonesia kesulitan mengembangkan permainan. Lee Hyunjung menjadi salah satu pemain yang berperan penting dengan torehan lima poin.
Indonesia mencoba mengejar melalui Derrick Xzavierro dan Fhirdan Guntara. Namun, hingga kuarter pertama berakhir, Indonesia masih tertinggal 10-18.
Memasuki kuarter kedua, Andakara Prastawa dan kawan-kawan mencoba bermain lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Namun, situasi seperti saat menghadapi Jepang kembali terjadi dan Indonesia kesulitan memangkas jarak.
Indonesia perlahan mengejar melalui tembakan tiga angka dari Prastawa dan Yudha Saputera. Korea Selatan juga tampil efektif dari luar garis tiga angka sehingga Indonesia masih tertinggal dengan selisih sekitar sembilan poin.
Babak pertama berakhir dengan keunggulan Korea Selatan 39-30.
Memulai kuarter ketiga, Indonesia kembali menurunkan lima pemain terbaiknya. Namun, belum genap dua menit berjalan, Lee Hyunjung berhasil mencetak tiga poin dari tiga percobaan tembakan tiga angka.
Lee Hyunjung menjadi pemain yang paling menonjol pada kuarter ketiga. Torehan 24 poinnya membantu Korea Selatan memperlebar keunggulan menjadi 70-41.
Memasuki kuarter terakhir, pertahanan Indonesia semakin kesulitan menghadapi permainan Korea Selatan. Jang Jaesok memimpin serangan dan mencetak enam poin tambahan dalam waktu singkat.
Rangkaian serangan Indonesia yang gagal dimanfaatkan Korea Selatan melalui fast break. Keunggulan pun semakin jauh hingga mencapai 41 poin.
Indonesia akhirnya menyerah dengan skor telak 48-102.
Meski menelan dua kekalahan, Indonesia masih memiliki peluang untuk lolos ke perempatfinal. Syaratnya, Indonesia harus mengalahkan Arab Saudi dengan selisih poin yang besar agar berpeluang lolos sebagai peringkat ketiga terbaik.










