TVRINews - Nagoya
Ujian Bangkit Garuda di Arena Aichi Selepas Kekalahan Telak Kontra Jepang
Siang hari ini, Jumat 11 September 2026 panggung Aichi International Arena di Nagoya, Jepang, kembali menjadi saksi perjuangan kontingen Merah Putih. Tim nasional basket putra Indonesia dijadwalkan melakoni laga kedua Grup A ajang Asian Games 2026 dengan tantangan masif menghadapi kekuatan tradisional Asia, Korea Selatan.
Pertandingan krusial ini dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB dan dapat disaksikan melalui saluran penyiaran resmi TVRI Nasional, TVRI Sport, serta tayangan penunjang YouTube RANS Sportainment. Duel tersebut menjadi momentum pembuktian integritas mental bertanding skuad asuhan David Singleton selepas hasil minor pada partai pembuka.
Pada pertandingan pembuka Grup A yang berlangsung Kamis 10 September 2026, Indonesia harus mengakui superioritas tuan rumah Jepang dengan skor akhir 53-98. Tekanan intensif dari sang tuan rumah langsung terasa sejak awal kuarter pertama, di mana skuad Merah Putih tertinggal jauh 9-29.
Perbedaan margin poin kian melebar pada kuarter kedua ketika lini pertahanan Indonesia kecolongan tambahan 26 angka, menutup interval paruh pertama dengan ketinggalan 21-55.
Meski demikian, secercah perbaikan taktik terlihat selepas turun minum. Motor serangan tim, Yudha Saputera dan rekan-rekan, tampil lebih spartan serta agresif pada kuarter ketiga.
Kendati mampu mendulang 14 poin tambahan di periode tersebut, produktivitas lini serang Jepang masih terlalu tangguh dan mengunci papan skor pada kedudukan 35-75. Pada kuarter pemungkas, determinasi Garuda membuahkan 18 angka tambahan sebelum akhirnya laga ditutup dengan defisit angka 53-98.
Menatap bentrokan kedua kontra Korea Selatan siang ini, tantangan fisik dan psikologis dipastikan berlipat ganda. Pasalnya, tim Pgri Negeri Ginseng datang dengan modal positif usai mengemas kemenangan atas Arab Saudi 82-66 di laga pembuka mereka. Kendati demikian, staf kepelatihan menegaskan bahwa evaluasi mendalam telah dilakukan untuk membenahi celah transisi bertahan maupun efisiensi tembakan jarak jauh.
Secara matematis dalam peta persaingan Grup A Asian Games 2026, perebutan tiket menuju babak perempat final menuntut setiap kontestan untuk tampil tanpa kompromi. Dua posisi teratas grup plus persaingan jalur peringkat tiga terbaik menjadi asa realistis yang harus diperjuangkan oleh Yudha Saputera dan kolega, dimulai dari ujian sesungguhnya melawan Korea Selatan siang ini.










