TVRINews, Bali
Nathan Barki menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil melaju ke babak perempat final ITF World Tennis Tour M-15 Seri V, Men's World Tennis Championship 2026.
Petenis berusia 21 tahun itu secara mengejutkan menyingkirkan unggulan pertama asal Selandia Baru, Anthon Shepp, dalam pertandingan dua set langsung.
Dari tiga petenis Indonesia yang tampil di nomor tunggal putra pada babak kedua, Nathan menjadi satu-satunya yang meraih kemenangan. Sementara itu, Muhamad Rifqi Fitriadi dan Rafalentino Ali Da Costa harus mengakhiri langkahnya setelah mengalami kekalahan dari lawan masing-masing.
Nathan menghadapi Anthon Shepp yang menempati peringkat 499 ATP di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali. Bermain cerdik, sabar, dan cermat dalam menempatkan bola, Nathan mampu meredam permainan agresif serta servis keras lawannya.
Strategi tersebut membuat Nathan merebut set pertama dengan skor 6-4. Permainan efektif itu kembali dipertahankan pada set kedua hingga membuat Shepp kesulitan mengembangkan permainan dan beberapa kali melakukan kesalahan sendiri.
Nathan akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 6-4, 6-3 dalam waktu 1 jam 10 menit.
Menanggapi kemenangan tersebut, Nathan Barki mengaku pertandingan melawan Shepp tidak mudah, terutama karena lawannya memiliki servis keras dan permainan agresif.
"Sebuah pertandingan yang tidak mudah menghadapi lawan seperti Anthon Shepp yang memiliki servis keras dan permainannya yang agresif. Namun dengan ketenangan dan ketepatan strategi yang dilakukan membawa dirinya berhasil menumbangkan lawannya," kata Nathan dalam keterengan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Kamis, 10 September 2026.
Namun, keberhasilan Nathan tidak diikuti dua wakil Indonesia lainnya di nomor tunggal.
Muhamad Rifqi Fitriadi yang merupakan unggulan kedua secara mengejutkan harus mengakui keunggulan Hayden Jones dari Australia. Bertanding di Lapangan F, Rifqi harus melalui pertandingan selama dua jam.
Rifqi kehilangan set pertama dengan skor 5-7. Berusaha bangkit pada set kedua, petenis Indonesia tersebut masih kesulitan menembus permainan solid Jones yang berusia 20 tahun. Rifqi akhirnya kembali kalah melalui tie-break dengan skor 8-10, sehingga pertandingan berakhir 5-7, 6-7.
Sementara, langkah Rafalentino Ali Da Costa di nomor tunggal juga terhenti pada babak kedua. Petenis muda Indonesia tersebut kembali berhadapan dengan Karan Singh dari India, setelah sebelumnya juga mengalami kekalahan dari pemain tersebut.
Rafalentino tidak mampu memberikan perlawanan maksimal dan menyerah dua set langsung 0-6, 3-6. Kekalahan tersebut sekaligus memupus harapannya untuk melangkah lebih jauh pada turnamen dengan total hadiah 20.000 dolar AS tersebut.
Langkah Rafalentino juga terhenti di nomor ganda putra. Berpasangan dengan Ethan David Zapp, keduanya harus mengakui ketangguhan pasangan Alexander Chang/Pablo Perez Ramos yang merupakan juara Seri IV.
Rafalentino/Ethan kalah dua set langsung 3-6, 4-6 pada babak perempat final.
Hasil tersebut membuat tidak ada lagi pasangan Indonesia yang tersisa di nomor ganda putra pada Seri V ITF World Tennis Tour M-15.
Sebelumnya, dua pasangan tuan rumah lainnya, Ethan Jake Frans/M. Ragil Putra serta Kareem Abdul Hakim yang berpasangan dengan petenis Hungaria, Andrez Nech, telah tersingkir pada babak pertama.










