TVRINews – New York
Kolaborasi Afrobeats dan Ritme Latin Menjadi Anthem Resmi FIFA, Disusul Konser Amal Bertabur Bintang Bersama Madonna dan BTS.
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi meluncurkan lagu tema utama untuk Piala Dunia 2026 yang bertajuk "Dai Dai".
Lagu ini mempertemukan megabintang asal Kolombia, Shakira, dengan ikon Afrobeats, Burna Boy, dalam sebuah kolaborasi yang memadukan lanskap musik global dari dua benua.
"Dai Dai" hadir sebagai trek pop multibahasa yang secara harmonis mengawinkan ketukan khas Afrobeats dengan ritme Latin yang energetik.
Dalam salah satu baitnya, Shakira memberikan penghormatan langsung kepada negara-negara peserta dengan menyerukan, "Brazil, Uruguay, Argentina, Colombia... Mexico, Japan, Korea, Netherlands."
Struktur lagu ini menampilkan transisi yang rapi, di mana Shakira dan Burna Boy saling bergantian mengisi bait melodi sebelum akhirnya menyatu dalam sebuah duet yang kuat pasca-chorus pertama.
Bagi Shakira, atmosfer turnamen empat tahunan ini bukanlah hal baru. Ia sebelumnya sukses menghentak panggung global lewat "Waka Waka (This Time For Africa)" pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan sebuah karya yang hingga kini dinilai sebagai salah satu lagu tema sepak bola terbaik sepanjang masa.
Pekan lalu, Shakira sempat memberikan bocoran video berdurasi satu menit yang memperlihatkan dirinya menari di tengah lapangan Stadion Maracanã, Rio de Janeiro, diiringi potongan lirik pembuka: "Here in this place / You belong... What broke you once / Made you strong."
Panggung Final yang Bersejarah
Peluncuran lagu ini menyusul pengumuman besar FIFA terkait helatan halftime show atau konser paruh waktu pertama dalam sejarah final Piala Dunia.
Pertunjukan yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026 di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey ini akan menampilkan tiga nama besar sebagai tajuk utama: Shakira, Madonna, dan grup K-pop fenomenal, BTS.
Dikuratori langsung oleh vokalis Coldplay, Chris Martin, konser megah ini mengusung misi kemanusiaan.
Seluruh rangkaian acara ditujukan untuk mendukung FIFA Global Citizen Education Fund, sebuah gerakan amal yang menargetkan penggalangan dana sebesar $100 juta guna membantu akses pendidikan dan fasilitas sepak bola bagi anak-anak di seluruh dunia.
Kompilasi Musik dan Semarak Multibahasa
Hadirnya lagu resmi dari FIFA ini memperkaya kurasi musik Piala Dunia 2026, setelah sebelumnya sejumlah mitra resmi juga merilis proyek serupa. Pada Maret lalu, Coca-Cola telah meluncurkan lagu versinya sendiri dengan menggubah ulang hit klasik milik Van Halen, "Jump".
Proyek tersebut melibatkan penyanyi Kolombia J Balvin, penabuh drum Travis Barker, penyanyi R&B Amber Mark, serta gitaris legendaris Steve Vai. Senada dengan "Dai Dai", proyek adaptasi ini juga menonjolkan elemen multibahasa dengan menyuntikkan nuansa hip-hop dan funk khas Brasil ke dalam aransemen musik rock.
Dalam wawancaranya bersama The Associated Press, J Balvin mengungkapkan alasannya melakukan modifikasi besar pada lagu legendaris tersebut demi menyesuaikan dengan kultur sepak bola yang masif.
"Lagu 'Jump' (yang asli) bukanlah sebuah lagu tentang fútbol (sepak bola). Itulah mengapa saya harus memasukkan kecintaan dan hasrat masyarakat Latin terhadap sepak bola ke dalam liriknya," ujar J Balvin kepada The Associated Press.
Turnamen Piala Dunia 2026 sendiri tengah berlangsung sepanjang bulan Juni hingga Juli, dengan mencatatkan sejarah baru sebagai kompetisi pertama yang diselenggarakan secara bersamaan di tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.










