TVRINews – Munchen
Pesta Gol Lawan Cologne Warnai Penyerahan Piala di Allianz Arena
Bayern Munchen secara resmi menerima dan mengangkat trofi Bundesliga setelah menutup pekan terakhir liga dengan performa gemilang.
Kemenangan telak 5-1 atas Cologne di Allianz Arena menjadi panggung sempurna bagi sang juara untuk merayakan dominasi domestik mereka musim ini.
Pertandingan penutup yang berlangusng sabtu 16 mei 2026 malam waktu setempat ini sekaligus menjadi ajang pembuktian ketajaman lini serang Die Roten.
Penyerang andalan, Harry Kane, kembali menunjukkan kelasnya dengan mencetak hat-trick keempatnya musim ini.
Tambahan tiga gol tersebut membuat torehan personal Kane mencapai 36 gol, hanya terpaut lima gol dari rekor sepanjang masa milik Robert Lewandowski pada musim 2020-2021.
Selain Kane, Tom Bischof dan Nicolas Jackson turut mencatatkan nama mereka di papan skor.
Rekor Gol Sepanjang Masa
Keberhasilan musim ini terasa semakin istimewa karena Bayern Munchen berhasil memecahkan rekor gol sepanjang sejarah Bundesliga.
Klub raksasa Bavaria ini menyudahi kompetisi dengan total koleksi 122 gol. Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya, yaitu 101 gol, yang diukir oleh generasi emas Bayern pada musim 1971-1972 saat masih diperkuat legenda seperti Franz Beckenbauer dan Gerd Muller.
Gol bersejarah yang memecahkan rekor lawas tersebut dicetak oleh Leon Goretzka saat kompetisi masih menyisakan lima pekan. Momen ini sekaligus menjadi salam perpisahan yang manis bagi Goretzka, yang dipastikan akan meninggalkan klub setelah delapan musim pengabdian yang sarat prestasi.
"Kami memiliki kelompok pemain yang luar biasa, kebersamaan yang solid, dan merayakan kesuksesan bersama mereka adalah hal yang sangat luar biasa," ujar Direktur Olahraga Bayern Munchen, Max Eberl, sebagaimana dikutip dari laporan Associated Press, Sabtu 16 Mei.
Dominasi Bayern di kancah sepak bola Jerman memang nyaris tanpa celah. Di luar pencapaian luar biasa Bayer Leverkusen yang tidak terkalahkan pada musim 2024, Bayern tercatat selalu memenangkan gelar Bundesliga sejak Borussia Dortmund terakhir kali meraih gelar beruntun pada tahun 2012.
Kesuksesan musim ini kian lengkap setelah pemain sayap asal Prancis, Michael Olise, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Bundesliga berkat kontribusi impresifnya berupa 15 gol dan 22 assist dari 32 penampilan.
Tradisi Mandi Bir dan Fokus Double Winner
Meskipun skuad asuhan Vincent Kompany telah mengunci gelar juara sejak empat pekan lalu, prosesi penyerahan trofi berbentuk piring perisai khas Bundesliga Meisterschale baru diserahkan secara resmi pada akhir pekan ini.
Kapten tim, Manuel Neuer, yang baru saja memperpanjang kontraknya satu tahun ke depan, memberikan kehormatan kepada Leon Goretzka untuk mengangkat trofi tersebut ke udara.
Momen sakral ini disambut dengan ledakan konfeti dan lagu legendaris "We Are The Champions" milik Queen yang menggema di seluruh stadion.
Tradisi unik sepak bola Jerman, yakni mandi bir, segera menyusul di atas lapangan. Para pemain saling menyiramkan bir dari gelas-gelas kaca berukuran raksasa.
Bek Dayot Upamecano kedapatan menyiram sang manajer, Vincent Kompany, sebelum pelatih yang basah kuyup itu menepi untuk merayakan momen gembira bersama keluarganya di pinggir lapangan.
Kendati pesta juara berlangsung meriah, skuad Bayern Munchen menegaskan bahwa fokus mereka belum sepenuhnya berakhir. Mereka masih membidik gelar domestik kedua pada musim ini.
"Saya rasa hari ini kami boleh merayakannya sedikit. Setelah ini, kami punya waktu satu minggu untuk sepenuhnya fokus menghadapi partai final piala domestik," kata gelandang Joshua Kimmich.
Bayern Munchen dijadwalkan akan menghadapi juara bertahan Stuttgart dalam laga final DFB-Pokal (Piala Jerman) yang akan digelar di Olympiastadion, Berlin, pada Sabtu mendatang.










