TVRINews, Odense
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke perempat final Denmark Open 2026 setelah mengalahkan pasangan tuan rumah, Christian Faust Kjaer/Rasmus Kjaer, pada babak 16 besar di Arena Fyn, Odense, Kamis, 15 Oktober 2026.
Fajar/Fikri yang berstatus unggulan ketiga menang dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-10. Meski sempat mendapat perlawanan ketat pada gim pertama, pasangan Indonesia mampu mengendalikan permainan dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan.
Fajar mengungkapkan kondisi lapangan pada gim pertama menjadi tantangan karena mereka berada di sisi yang kalah angin. Selain itu, permainan depan dan adu pukulan drive pasangan Denmark membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan.
“Alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran dan kemenangan. Soal gim pertama, kami di sisi lapangan yang kalah angin dan mereka bermain sangat percaya diri. Permainan depan dan drive-drivenya menyulitkan kami,” kata Fajar dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Jumat, 16 Oktober 2026.
Menurutnya, mereka mulai menemukan celah menjelang akhir gim pertama. Beberapa servis Fikri berhasil mengecoh lawan dan membantu pasangan Indonesia mengamankan gim pembuka.
Memasuki gim kedua, Fajar/Fikri tampil lebih nyaman setelah berada di sisi lapangan yang menguntungkan. Mereka mengubah pola permainan dengan terus menekan hingga pasangan Denmark kesulitan memberikan perlawanan.
“Poin yang semakin jauh membuat kami lebih tenang dan makin percaya diri untuk tidak memberikan kesempatan mereka bangkit,” ujar Fikri.
Pada perempat final, Jumat, 16 Oktober 2026, Fajar/Fikri akan menghadapi pasangan Thailand, Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul.
Fajar menilai lawan mereka memiliki potensi besar dan patut diwaspadai setelah mencatat sejumlah kemenangan atas pasangan unggulan.
Ia menyebut pasangan Thailand tersebut baru saja mengalahkan He Jiting/Ren Xiangyu. Mereka juga pernah menundukkan ganda putra India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 lalu.
“Menurut saya mereka bisa disebut kuda hitam dengan potensi yang sangat bagus ke depan. Dimulai dari sekarang, mereka akan terus memberikan kejutan-kejutan,” ucap Fajar.
Ia menambahkan pasangan Thailand itu juga pernah mengalahkannya saat masih berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto. Mereka juga tercatat pernah menundukkan pasangan Indonesia lainnya, termasuk Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Sehingga, Fajar menegaskan bahwa ia dan Fikri harus menjaga fokus serta mempelajari kelemahan lawan untuk membuka peluang melangkah ke semifinal.










