TVRINews, Jakarta
Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) memperluas dukungannya terhadap perkembangan sepak bola putri Indonesia dengan menjadi Free-to-Air (FTA) Broadcaster Partner Indonesia Women’s League (IWL) 2026/27.
Kolaborasi ini diharapkan membuat kompetisi sepak bola putri nasional dapat dinikmati lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Melalui kerja sama tersebut, LPP TVRI menjadi salah satu mitra penyiaran IWL musim 2026/27 bersama RANS Entertainment yang berperan sebagai Over-the-Top (OTT) Broadcaster Partner melalui platform digital.
Dalam kesempatannya, Direktur Utama LPP TVRI Fiki Satari mengatakan perluasan akses penyiaran menjadi bagian penting dalam memperkenalkan kompetisi sepak bola putri kepada masyarakat sekaligus memberikan panggung bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi mereka.
“TVRI mendukung upaya pengembangan sepak bola putri Indonesia melalui perluasan akses penyiaran Indonesia Women’s League 2026/27. Kami berharap kehadiran kompetisi ini dapat dinikmati oleh masyarakat yang lebih luas, sehingga para pemain mendapatkan panggung untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya,” ujar Fiki dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Kamis, 15 Oktober 2026.
Menurut Fiki, akses tontonan yang semakin terbuka dapat membantu meningkatkan popularitas sepak bola putri sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem sepak bola nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini juga diharapkan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mengenal klub peserta, mengikuti perkembangan kompetisi, serta memberikan apresiasi kepada para pesepak bola putri Indonesia.
CEO IWL Teddy Tjahjono menyambut kerja sama dengan TVRI sebagai langkah penting untuk memperluas jangkauan kompetisi. Ia berharap kehadiran mitra penyiaran dapat mendekatkan sepak bola putri kepada masyarakat dan memperkuat fondasi kompetisi dalam jangka panjang.
“Kerja sama dengan TVRI dan RANS Entertainment menjadi langkah penting bagi IWL untuk memperluas jangkauan kompetisi dan mendekatkan sepak bola putri kepada masyarakat," ucap Teddy.
"Kami ingin memberikan kesempatan kepada lebih banyak pencinta sepak bola untuk mengenal para pemain, klub peserta, serta perkembangan sepak bola putri Indonesia,” kata Teddy menambahkan.
Teddy menyatakan semakin luas jangkauan siaran, semakin besar pula peluang pemain dan klub untuk memperoleh eksposur. Hal tersebut diharapkan dapat mendorong tumbuhnya ketertarikan publik terhadap sepak bola putri.
Sementara, CEO RANS Entertainment Nagita Slavina turut menyambut positif kolaborasi penyiaran IWL 2026/27. Ia menilai sepak bola putri Indonesia memiliki potensi untuk berkembang dan mendapatkan tempat lebih luas di tengah masyarakat.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal, mendukung, dan mengapresiasi perjuangan para pesepak bola putri Indonesia, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berani bermimpi dan berprestasi melalui sepak bola,” tutur Nagita.
IWL 2026/27 dijadwalkan mulai bergulir pada 18 Oktober 2026 dengan melibatkan enam klub peserta. Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya membangun liga sepak bola putri yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di Indonesia.
Dengan keterlibatan TVRI sebagai mitra penyiaran televisi dan RANS Entertainment melalui platform digital, IWL berharap pertandingan dapat menjangkau lebih banyak penonton.
Langkah ini sekaligus diharapkan memperkuat apresiasi terhadap atlet perempuan dan membuka peluang lebih besar bagi perkembangan sepak bola putri nasional.










