TVRINews – Jepang
Peluang Kontingen Merah Putih Menambah Koleksi Medali Lewat Panjat Tebing dan Esports Hari Ini
Perjalanan kontingen Indonesia di ajang Asian Games 2026 menunjukkan tren positif yang kian meyakinkan. Berdasarkan pembaruan resmi hingga Kamis, 1 Oktober 2026, pukul 08.00 WIB. Indonesia kini menduduki peringkat ke-13 klasemen sementara dengan raihan 4 medali emas, 7 perak, dan 20 perunggu, atau total 31 keping medali.
Momentum kebangkitan ini tidak terlepas dari catatan impresif dalam dua hari terakhir. Untuk pertama kalinya sepanjang penyelenggaraan multievent terbesar di Asia edisi ini, skuad Merah Putih sukses mengamankan medali emas secara beruntun.
Setelah cabor bulu tangkis nomor ganda putra menyumbang podium tertinggi pada Selasa, 29 September 2026, prestasi serupa ditorehkan oleh atlet panjat tebing putri andalan Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, pada Rabu, 30 September 2026.
Tampil di nomor speed putri, Desak Made tampil digdaya dengan mencatatkan waktu 06,062 detik yang sekaligus mempertajam rekor Asia. Ia unggul tipis 0,002 detik atas wakil tuan rumah China, Deng Lijuan, yang harus puas meraih perak. Keberhasilan ini sekaligus menggenapi target awal medali emas kontingen nasional di Nagoya.
Kendati baru mengoleksi satu tambahan emas kemarin, capaian tersebut cukup untuk mengatrol posisi Indonesia ke tangga ke-13 besar dunia. Jarak dengan negara tetangga, Malaysia, yang berada di peringkat ke-11 dengan 6 emas, 5 perak, dan 12 perunggu, kini semakin rapat.
Peluang untuk menyamai perolehan tetangga regional tersebut terbuka lebar hari ini. Kontingen Indonesia memburu tambahan medali emas melalui dua cabang olahraga andalan, yakni babak final esports nomor Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) melawan Myanmar pada siang hari, serta aksi para speeder putra di nomor panjat tebing petang nanti.
Timnas MLBB Indonesia dijadwalkan turun gelanggang pada pukul 12.00 WIB hari ini kamis 1 oktober 2026 untuk memperebutkan emas perdana dari cabang olahraga esports. Sementara itu, dari arena panjat tebing, harapan besar disematkan kepada peraih emas Olimpiade Veddriq Leonardo serta rekan pelatnasnya, Aditya Tri Syahria, yang sukses mencatatkan waktu tercepat pada babak kualifikasi dengan 04,62 detik.
Di level regional Asia Tenggara, Thailand masih memimpin sebagai yang terbaik di antara negara-negara ASEAN lainnya. Skuad Gajah Putih kokoh di peringkat kelima klasemen umum dengan koleksi 12 emas, 10 perak, dan 12 perunggu, bersaing ketat dengan Uzbekistan di posisi keempat.
Dengan sisa rangkaian pertandingan hari ini, perjuangan wakil Indonesia di berbagai cabang olahraga termasuk voli pantai dan voli indoor masih akan terus berlanjut untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional dan dapat disaksikan secara langsung di kanal TVRISport.










