TVRINews, Ichinomiya
Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan gagal melaju ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari unggulan pertama asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn, pada semifinal di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Senin, 28 September 2026.
Alwi takluk dua gim langsung dengan skor 13-21, 15-21. Ia mengakui kondisi fisiknya yang terkuras setelah menjalani rangkaian pertandingan sejak nomor beregu turut memengaruhi penampilannya.
“Alhamdulillah masih bersyukur bisa mencapai babak semifinal. Tentu tidak mudah, tentu capek juga pastinya karena dari main di beregu sampai hari ini bertemu lawan-lawan sangat ketat, ada main dua kali sehari juga,” kata Alwi dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Senin, 28 September 2026.
Alwi mengaku kecewa karena tidak mampu menampilkan permainan terbaiknya. Ia merasa kondisi tubuh sudah terlalu lelah untuk memberikan perlawanan maksimal kepada Kunlavut.
“Tapi saya tidak mau mengeluh dengan apa yang sudah ada. Saya cukup berterima kasih apa pun hasilnya harus saya terima. Walaupun jujur, saya kecewa dengan penampilan hari ini,” ujar Alwi.
“Saya sudah mencoba dan saya sudah memaksa tubuh saya, tetapi saya rasa tubuh saya benar-benar kelelahan hari ini sehingga tidak bisa berjuang,” ucap Alwi menambahkan.
Pemain berusia 20 tahun itu bahkan merasakan sejumlah gerakan tubuhnya mulai terbatas karena kelelahan. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan mengeluarkan permainan terbaik pada laga semifinal.
“Saya rasa saya perlu menunjukkan fighting spirit, tetapi tadi beberapa kali ada gerakan-gerakan yang rasanya otot memang sudah tidak bisa dipaksa,” tutur Alwi.
Meski gagal ke final, Alwi memilih menjadikan pengalaman tersebut sebagai bahan evaluasi. Ia menyadari masih banyak aspek yang harus diperbaiki untuk menghadapi tantangan berikutnya.
“Ini menjadi bagian evaluasi bagi saya. Dengan apa pun kondisinya, apa pun tantangannya, saya harus bisa mengatasi. Saya harus mencoba lebih kuat, lebih belajar, dan ke depannya masih banyak hal yang perlu saya kejar,” kata Alwi.
Kegagalan di semifinal membuat target Alwi untuk meraih dua medali emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 belum tercapai. Namun, ia masih melihat kesempatan untuk mengejar target tersebut pada edisi berikutnya.
“Sebenarnya targetnya dua emas, tapi belum tercapai. Masih ada kesempatan lagi untuk empat tahun ke depan. Semoga Tuhan memberikan saya kesempatan,” ujar Alwi.
Sebelumnya, Indonesia masih memiliki dua wakil yang akan berjuang memperebutkan medali emas dari nomor ganda.
Ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah memastikan tiket final setelah mengalahkan unggulan pertama asal China, Feng Yanzhe/Huang Dongping, dengan skor 21-12, 21-14.
Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juga melaju ke partai puncak setelah menundukkan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, 21-11, 21-14.
Kedua pasangan tersebut menjadi harapan Indonesia untuk menambah koleksi medali emas dari cabang bulu tangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026.










