TVRINews, Nagoya
Tangis dan teriakan pecah di rumah keluarga Rahmat Erwin Abdullah saat sang lifter memastikan medali emas untuk Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Keluarga Rahmat ikut larut dalam kegembiraan setelah menyaksikan perjuangannya merebut emas kelas 75 kilogram sekaligus mencatatkan rekor dunia.
Rahmat mencatat total angkatan 366 kilogram. Ia membukukan 160 kilogram pada snatch dan 206 kilogram pada clean and jerk. Catatan tersebut membawanya ke posisi teratas nomor 75 kilogram putra sekaligus menambah koleksi emas Indonesia di Asian Games 2026.
Lifter berusia 25 tahun mampu menunjukkan kekuatan terbaiknya dan mengungguli para pesaing di kelas 75 kg Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Pada nomor tersebut, Rahmat mencatatkan angkatan snatch seberat 160 kilogram. Kemudian melanjutkan performa gemilang melalui clean & jerk dengan beban 206 kilogram.
Dengan total angkatan 366 kilogram membuat Rahmat menjadi atlet dengan catatan terbaik di kelas 75 kg. Hasil tersebut sekaligus memastikan dirinya berdiri di podium tertinggi Asian Games 2026.
“Nangis-nangis lah, banyak teriak-teriak. Anak aku sampai bingung ini orang kenapa,” kata Rahmat menceritakan suasana di rumah keluarganya dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Senin, 28 September 2026.
Bagi Rahmat, keberhasilan tersebut menjadi momen yang layak dirayakan. Ia pun melakukan selebrasi setelah memastikan posisi teratas sekaligus mencatatkan rekor dunia.
“Karena mungkin merasa ini kejayaan yang layak untuk dirayakan, jadi aku selebrasi,” ujar Rahmat.
Rahmat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan selama perjuangannya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, termasuk Tim Chef de Mission (CdM) Indonesia.
“Terima kasih banyak buat semua support-nya. Kita semua sebagai atlet jadi sangat tertolong. Terima kasih,” ucap Rahmat.
Meski baru saja meraih prestasi besar di Asian Games, Rahmat tidak ingin berlama-lama menikmati kemenangan. Ia akan segera kembali menjalani pemulihan dan latihan karena sudah memiliki agenda pertandingan pada bulan berikutnya.
“Balikin kondisi lagi, karena bulan depan itu sudah pertandingan lagi. Jadi full latihan lagi, lanjut,” tutur Rahmat.
Setelah Asian Games, target Rahmat berikutnya adalah Olimpiade Los Angeles 2028. Ia akan tetap bertanding di kelas 75 kilogram dalam rangkaian kualifikasi menuju pesta olahraga terbesar dunia tersebut.
“Selanjutnya insya Allah next Olympic di 2028 Los Angeles,” kata Rahmat.
Di balik keberhasilan Rahmat, terdapat peran besar kedua orang tuanya yang juga menjadi pelatihnya. Saat diminta menyampaikan satu kata untuk kedua orang tuanya, Rahmat memberikan jawaban singkat.
“Love you,” ucap Rahmat sambil tersenyum.










