TVRINews, Munich
Dua liga akan mendapatkan jatah tambahan ke Liga Champions UEFA (UCL) musim depan berdasarkan performa klub-klub mereka di kompetisi Eropa musim ini. Tahun lalu, Bundesliga Jerman dan Serie A Italia meraih tiket tambahan tersebut, namun musim ini peta persaingan mulai mengerucut ke Premier League Inggris dan LaLiga Spanyol.
Hingga babak 16 besar Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Konferensi Eropa, dominasi Inggris dan Spanyol terlihat jelas. Kedua liga ini masih memiliki enam klub yang bertahan di kompetisi Eropa, sementara Italia, Jerman, dan Belanda berusaha mengejar ketertinggalan.
Sistem koefisien UEFA menentukan alokasi tiket ini berdasarkan rata-rata poin yang didapat oleh semua klub dari satu negara. Setiap kemenangan bernilai dua poin, sementara hasil imbang mendapat satu poin. Poin total kemudian dibagi dengan jumlah klub dari negara tersebut yang berpartisipasi di Eropa.
Inggris saat ini unggul dengan enam klub yang masih aktif, termasuk Arsenal, Aston Villa, dan Liverpool di Liga Champions. Sementara itu, Spanyol juga mempertahankan enam timnya, seperti Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid.
Di sisi lain, Italia mulai tertinggal setelah kehilangan beberapa wakilnya, hanya menyisakan Inter Milan di Liga Champions serta AS Roma dan Lazio di Liga Europa. Sementara itu, Jerman dan Belanda berusaha mengejar dengan beberapa klub tersisa, tetapi peluang mereka semakin mengecil.
Dengan keunggulan yang dimiliki Premier League dan LaLiga sejauh ini, hampir pasti kedua liga tersebut akan mendapatkan tambahan satu slot Liga Champions musim depan.
Jika tren ini terus berlanjut, persaingan untuk posisi lima besar di kedua liga akan semakin panas karena tiket tambahan ini akan diberikan kepada tim peringkat kelima di klasemen akhir liga masing-masing.










