TVRINews, Jepara
Gelandang Borneo FC Samarinda Juan Villa menegaskan timnya menghadapi dua laga terakhir Super League 2025/2026 dengan penuh optimisme dan tanpa tekanan, meski persaingan perebutan gelar juara dengan Persib Bandung masih berlangsung ketat.
Jelang menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu, 17 Mei 2026, Villa menilai pencapaian Borneo FC musim ini sudah menjadi catatan bersejarah bagi klub.
Menurutnya, keberhasilan memastikan tiket kompetisi Asia musim depan merupakan prestasi besar yang belum sepenuhnya mendapat apresiasi.
“Saya pikir sejauh ini kami telah melakukan pekerjaan yang sangat indah. Kami sedang membuat sejarah, kami berada di kompetisi Asia. Saya rasa hal itu belum diberikan apresiasi yang cukup, meskipun kami sedang memperebutkan gelar juara sampai pekan terakhir,” ujar Villa dalam keterangan yang diterima oleh tvrinews.com, Sabtu, 16 Mei 2026.
Pemain asal Kolombia ini menegaskan keberhasilan menembus kompetisi Asia menjadi bukti konsistensi Borneo FC sepanjang musim.
“Hanya dua tim yang mencapainya dan saya ingin mengucapkan selamat kepada Borneo, dan juga kepada Persib. Dengan ini, saya tidak ingin terlihat seolah kami merasa puas, tapi menurut saya ini data yang penting,” kata Villa.
Meski telah mengamankan tiket Asia, Villa memastikan Borneo FC tetap datang ke Jepara dengan target penuh meraih tiga poin.
Ia memprediksi laga melawan Persijap akan berjalan sulit karena tuan rumah tengah berada dalam suasana positif usai memastikan bertahan di kasta tertinggi.
“Kami juga datang dengan ekspektasi untuk mendapatkan tiga poin. Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat rumit. Saya membayangkan suporter Persijap sedang bahagia karena telah memastikan diri bertahan di kasta pertama,” ucap Villa.
Menurut Villa, Borneo FC akan menjalani laga tersebut dengan mentalitas yang sama seperti saat menghadapi partai-partai final sebelumnya.
“Kami datang dengan mentalitas yang sama seperti final-final yang kami mainkan sebelumnya, dan besok tidak akan menjadi pengecualian,” tutur Villa.
Terkait persaingan ketat dengan Persib di puncak klasemen, Villa menepis anggapan situasi tersebut menjadi tekanan bagi skuad Pesut Etam.
Ia justru menilai persaingan hingga pekan terakhir sebagai kebanggaan tersendiri bagi seluruh pemain.
“Tidak, sejujurnya apa yang saya rasakan adalah kebahagiaan dan saya rasa rekan-rekan setim saya merasakan hal yang sama. Bagi kami, ini adalah sebuah kebanggaan dan kehormatan mewakili klub dengan cara ini,” ujar Villa.
Villa juga menyebut capaian poin Borneo musim ini menjadi bukti perkembangan signifikan klub.
“Saya tidak yakin, tapi saya pikir ini pertama kalinya Borneo mendapatkan raihan poin setinggi ini dan akan terus bertambah. Jadi sebenarnya ini bukan tekanan, menurut saya ini adalah kebahagiaan dan kehormatan dalam melakukan pekerjaan ini setiap hari,” tutur Villa.
Persaingan perebutan gelar Super League 2025/26 kini memasuki fase krusial. Borneo FC dan Persib Bandung sama-sama mengoleksi 75 poin, namun Persib masih memimpin klasemen sementara karena unggul head-to-head.
Pada dua laga tersisa, Persib akan menghadapi PSM Makassar sebelum menjamu Persijap Jepara. Sementara Borneo FC bertandang ke markas Persijap sebelum menutup musim dengan menjamu Malut United FC.










