TVRINews – Madrid, Spanyol
Gol Telat Jude Bellingham Amankan Satu Poin di Elche, Los Blancos Jauhi Barcelona di Puncak Klasemen LaLiga.
Gelandang bintang Real Madrid, Jude Bellingham, tampil sebagai penyelamat timnya dengan mencetak gol penyeimbang di menit-menit akhir, memastikan Los Blancos pulang membawa satu poin dari hasil imbang 2-2 yang dramatis saat bertandang ke markas Elche, Minggu (23/11). Hasil ini sekaligus memperlebar jarak Real Madrid dari rival abadi, Barcelona, di puncak klasemen LaLiga.
Bellingham menyarangkan bola ke gawang Elche pada menit ke-87, hanya tiga menit setelah gol indah dari Álvaro Rodríguez, yang notabene adalah mantan pemain Real Madrid, membuat Elche unggul dan hampir meraih kemenangan pertama mereka dalam enam pertandingan terakhir.
Pertandingan berjalan terbuka dan sengit sejak awal. Meski babak pertama berakhir tanpa gol, kedua tim saling jual beli serangan dan menciptakan sejumlah peluang emas. Bintang Real Madrid, Kylian Mbappé, dan penyerang Elche, André Silva, sama-sama gagal memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan. Kiper kedua tim, Thibaut Courtois dan Iñaki Peña, menjadi alasan utama skor tetap 0-0 hingga jeda.
Elche mengejutkan tim tamu di menit ke-53. Bermula dari backheel apik German Valera, bola disambar Aleix Febas dan sukses menaklukkan Courtois dari jarak dekat untuk memecah kebuntuan.
Real Madrid merespons dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-78, ketika bek Dean Huijsen memanfaatkan bola liar setelah Elche gagal menyapu bersih tendangan sudut.
Namun, kegembiraan tim tamu tak berlangsung lama. Hanya enam menit jelang waktu normal berakhir, mantan pemain muda Real Madrid, Álvaro Rodríguez, melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang sukses menjebol gawang Courtois, membuat para penggemar tuan rumah percaya mereka akan meraih kemenangan perdana atas Los Blancos sejak 2013.
Akan tetapi, semangat juang Real Madrid tak padam. Tiga menit berselang, Bellingham kembali menjadi momok bagi Elche. Pemain asal Inggris itu menyambar bola di tengah kemelut setelah Elche gagal membersihkan tendangan bebas, mengubah skor menjadi 2-2. Kiper Peña yang berdarah-darah tak berhasil melakukan penyelamatan dan mengajukan protes atas dugaan pelanggaran yang tidak digubris wasit.
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, yang tidak memainkan Vinícius Júnior sebagai starter, mengakui bahwa hasil imbang ini bukan yang terbaik bagi tim.
"Kami sudah membicarakannya, [Vinicius] memahaminya, dia tahu peran dan dampak yang bisa dia berikan, kami sudah melakukannya di lain waktu, seperti saat melawan Getafe," kata Alonso menanggapi keputusannya. "Kami tidak sebahagia yang kami bisa, tetapi kami ingin kembali meraih hasil dan performa yang bagus."
Meskipun demikian, Alonso tetap menunjukkan semangat positif timnya.
"Ini sepak bola. Setelah hasil yang bagus, sekarang kami mendapat hasil yang tidak kami inginkan," tambah Alonso. "Kami tidak senang, karena kami selalu ingin menang. Tetapi sekarang kami memiliki banyak pertandingan sebelum akhir tahun, dan kami harus memikirkan pertandingan berikutnya, menganalisis apa yang terjadi hari ini."
"Tim ini masih bersaing. Konteks setiap pertandingan berbeda. Kami bisa meningkatkan diri, kami introspeksi diri, tetapi semangat tim masih bagus. Kami harus merespons kesulitan. Hasil yang tidak menguntungkan menimbulkan kritik dan kami harus hidup dengan itu, tetapi kami ingin berkembang."
Penderitaan Elche semakin bertambah di waktu tambahan ketika Víctor Chust diganjar kartu kuning kedua setelah melanggar Mbappé.










