TVRINews, Karibia
Sejumlah pemain asal Karibia pernah menorehkan sejarah di ajang Piala Dunia dengan mencetak gol di panggung tertinggi sepak bola dunia.
Nama-nama seperti Emmanuel Sanon, Hector Socorro, dan Theodore Whitmore menjadi bagian dari catatan penting tersebut.
Pada edisi Piala Dunia FIFA 2026, sejarah baru akan tercipta dengan keikutsertaan dua negara Karibia sekaligus, yakni Curacao dan Haiti. Para pemain dari kedua negara ini berpeluang melanjutkan tradisi para pendahulunya.
Kuba menjadi negara Karibia pertama yang mencatatkan pencetak gol di Piala Dunia melalui Hector Socorro. Ia mencetak tiga gol pada Piala Dunia 1938 dan hingga kini masih menjadi pencetak gol terbanyak Karibia di ajang tersebut.
Socorro mencuri perhatian saat Kuba bermain imbang 3-3 melawan Rumania di babak awal. Dalam laga ulangan, ia kembali mencetak gol dan membawa Kuba menang 2-1 untuk melaju ke perempat final, sebelum akhirnya tersingkir usai kalah telak dari Swedia.
Haiti mencatat sejarah pada Piala Dunia 1974 lewat Emmanuel Sanon. Ia mencetak dua gol, termasuk gol ikonik ke gawang Italia yang dijaga Dino Zoff.
Gol tersebut mengakhiri rekor Zoff yang tidak kebobolan selama 1.142 menit. Sanon kembali mencetak gol saat menghadapi Argentina, mempertegas kontribusinya meski Haiti kalah 1-4.
Jamaika menorehkan sejarah di Piala Dunia 1998 melalui Robbie Earle dan Theodore Whitmore.
Earle mencetak gol pertama Jamaika di Piala Dunia saat menghadapi Kroasia. Sementara itu, Whitmore menjadi pahlawan kemenangan 2-1 atas Jepang lewat dua golnya di laga terakhir grup.
Secara keseluruhan, enam pemain dari tiga negara Karibia—Kuba, Haiti, dan Jamaika—telah mencetak gol di Piala Dunia. Tiga di antaranya bahkan mencatatkan lebih dari satu gol.
Dengan semakin berkembangnya sepak bola di kawasan tersebut, kehadiran Curaçao dan Haiti di Piala Dunia 2026 membuka peluang lahirnya pahlawan baru dari Karibia yang siap menambah daftar pencetak gol di ajang global.










