TVRINews, Tokyo
Tunggal Putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah gagal melangkah ke perempat final Japan Open 2026 setelah kalah dari unggulan ketiga asal Denmark, Anders Antonsen, pada babak 16 besar di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Kamis, 16 Juli 2026.
Pebulutangkis yang akrab disapa Ubed itu menyerah dalam dua gim dengan skor 12-21, 19-21.
Ubed mengakui sempat kesulitan menghadapi tempo permainan Antonsen pada gim pertama sehingga tidak mampu mengembangkan permainan terbaiknya.
"Di gim pertama tadi masih cukup kebingungan, masih tertekan dengan temponya dia. Di gim kedua pelan-pelan saya sudah mulai tahu cara mainnya dan bola-bolanya dia sudah saya jaga juga. Tapi di akhir-akhir, saya terpancing dengan permainan depannya dan dia sudah bisa antisipasi permainan saya," ujar Ubed dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Kamis, 16 Juli 2026.
Menurutnya, pengalaman yang dimiliki Antonsen menjadi pembeda dalam pertandingan. Pebulu tangkis Denmark tersebut dinilai mampu bermain lebih rapi dan minim melakukan kesalahan sendiri.
"Hari ini dengan pengalamannya, Antonsen lebih bisa dan mengerti cara bermain yang tepat. Saya banyak belajar bagaimana dia sangat rapi dan tidak mau mudah mati sendiri," kata Ubed.
Meski langkahnya terhenti di babak 16 besar, Ubed tetap bersyukur dapat merasakan debut di turnamen level Super 750. Ia menilai hasil tersebut menjadi bekal penting untuk meningkatkan performa pada turnamen berikutnya.
"Cukup senang bisa menang di babak pertama kemarin, debut di Super 750 tapi secara hasil tentunya belum puas," ucap Ubed.
Usai Japan Open, Ubed masih menanti kepastian tampil di China Open 2026. Saat ini ia masih berstatus daftar tunggu nomor satu dan berharap mendapat kesempatan berlaga.
"Saya masih daftar tunggu nomor satu di China Open minggu depan. Semoga bisa main, tapi di sisa waktu ini saya mau persiapan lagi dengan baik," tutur Ubed.










