TVRINews, Tokyo
Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus mengakhiri langkah di babak pertama Japan Open 2026 setelah kalah dari pasangan tuan rumah Haruki Kawabe/Kenta Matsukawa dengan skor 16-21, 23-21, 10-21 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Rabu, 15 Juli 2026.
Raymond mengaku tidak puas dengan penampilan mereka karena permainan terbaik tidak mampu ditampilkan sepanjang pertandingan.
"Pastinya hari ini tidak puas. Dari gim pertama sampai ketiga permainan kami tidak keluar sama sekali. Banyak ragu-ragu, mau bertahan tidak solid menghadapi bola yang kencang, mau mendahului di depan tapi kami kalah cepat dari mereka," ujar Raymond dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Rabu, 15 Juli 2026.
Ia mengatakan pertandingan di Japan Open menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi China Open pekan depan. Menurutnya, sektor pertahanan menjadi aspek yang harus segera diperbaiki karena karakter permainan lawan di China diperkirakan tidak jauh berbeda.
"Minggu depan di China Open kami harus memperbaiki pertahanan, disiapkan lagi, dikuatkan karena bolanya mungkin bakal mirip seperti di sini. Lajunya cukup kencang," kata Raymond.
Sementara, Joaquin menilai mereka tidak mampu menemukan ritme permainan sejak awal pertandingan. Meski sempat bangkit dan memenangi gim kedua, performa mereka kembali menurun pada gim penentuan.
"Ada hawa pertandingan yang terasa kurang dapat hari ini. Kami terus mencoba mencari ritme dan lumayan dapat di gim kedua, tapi masuk gim ketiga memang kami sedang tidak enak mainnya. Sudah melakukan segala cara, tapi harus diakui kami kalah hari ini," ucap Joaquin.
Menurut Joaquin, mereka sebenarnya sudah memahami karakter permainan pasangan Jepang yang mengandalkan kecepatan dan kekuatan.
Ia menilai lawan berpotensi menjadi salah satu pesaing yang harus diwaspadai pada turnamen-turnamen berikutnya.










