TVRINews, Jakarta
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong (STY) menilai level kompetisi sepak bola Indonesia mengalami peningkatan. Penilaian tersebut disampaikan setelah dirinya kembali terlibat langsung di kompetisi domestik usai lima tahun menangani Timnas Indonesia.
STY mengatakan selama menjadi pelatih Timnas Indonesia, dirinya telah berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi perkembangan sepak bola nasional. Ia mengaku bangga melihat adanya kemajuan dalam sepak bola Indonesia.
“Sebenarnya, selama lima tahun saya menjadi pelatih Tim Nasional, saya telah berusaha semaksimal mungkin dengan cara saya sendiri, dan saya bangga karena sepak bola Indonesia telah maju selangkah lebih maju,” ujar STY kepada wartawan termasuk tvrinews.com di Jakarta, Selasa, 1 September 2026.
Mantan pelatih Timnas Indonesia itu juga merasakan langsung atmosfer kompetisi domestik, termasuk saat menyaksikan Piala Presiden. Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan adanya peningkatan level liga dibandingkan sebelumnya.
“Saat saya menjadi pelatih Timnas dan sekarang melihat liga di Indonesia, saya juga merasakan atmosfer Piala Presiden secara langsung. Saya merasa level liga itu sendiri sudah meningkat selangkah lebih maju,” kata STY.
STY menilai peningkatan tersebut menjadi tantangan tersendiri baginya setelah kini menangani Persija. Ia menegaskan akan bekerja lebih keras agar perkembangan kompetisi dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi sepak bola Indonesia.
“Oleh karena itu, saya sendiri sebagai pelatih Tim Nasional harus lebih fokus dan bekerja lebih keras lagi di liga agar liga kita bisa lebih berkembang dan membawa hasil yang baik bagi sepak bola Indonesia,” ucap STY.
Dalam kesempatan tersebut, STY juga bertemu dengan pelatih anyar Persib Bandung, Igor Tolic. Keduanya sebelumnya pernah bertemu di Bali dan sempat berbincang sebelum pertandingan.
STY menilai hubungan yang baik antarpelatih menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan sepak bola Indonesia. Ia berharap para pelatih di kompetisi domestik dapat saling menghormati, termasuk dalam menghadapi persaingan di lapangan.
“Secara tidak sengaja saya bertemu dengan pelatih baru Persib di sini, tapi saya sebenarnya sudah pernah bertemu dengan Coach Igor sebelumnya di Bali. Kami sempat berbincang banyak sekitar 10 menit sebelum pertandingan,” tutur STY.
“Baik di dalam liga maupun antar pelatih, kita semua harus saling menghormati. Saya sebagai pelatih Timnas dan para pelatih di liga harus saling menghargai agar kita bisa bersama-sama memajukan sepak bola Indonesia,” ujar STY menambahkan.









