TVRINews – New York
Elena Rybakina memastikan diri sebagai petenis nomor satu dunia yang baru setelah menaklukkan Zheng Qinwen, sekaligus melaju ke babak semifinal US Open 2026 untuk menghadapi Coco Gauff.
Peta kekuatan tenis putri dunia resmi berubah. Elena Rybakina sukses mengukir sejarah baru dalam kariernya setelah mengandaskan perlawanan petenis juara Olimpiade asal Tiongkok, Zheng Qinwen, dengan skor 3-6, 6-1, 6-4 pada babak perempat final US Open.
Kemenangan dramatis ini tidak hanya mengantarkan petenis asal Kazakhstan tersebut ke babak empat besar turnamen Grand Slam di Flushing Meadows, tetapi juga memastikan dirinya naik ke takhta peringkat pertama WTA untuk kali pertama. Ia mengakhiri dominasi Aryna Sabalenka yang sebelumnya kokoh di puncak selama 99 pekan berturut-turut.
Perjalanan Rybakina menuju puncak dunia sama sekali tidak ditempuh dengan mudah. Petenis unggulan kedua ini sempat didera cedera achilles yang memaksanya mundur dari ajang Cincinnati Open beberapa pekan lalu. Bahkan, ia mengaku sempat kesulitan menjalani latihan fisik secara optimal.
"Kami bahkan tidak tahu apakah saya bisa bermain atau tidak. Saya memiliki tim yang hebat dan dokter yang selalu siap dihubungi," ungkap Rybakina Rabu 9 September 2026.
Sempat tertinggal di set pertama akibat tekanan dari permainan agresif Zheng, Rybakina menunjukkan mentalitas juara. Ia bangkit melalui servis keras andalannya dan mendominasi garis belakang lapangan untuk membalikkan keadaan dalam tempo dua jam.
(Elena Rybakina berjabat tangan dengan Zheng Qinwen setelah pertarungan tiga set US Open Rabu 9 September 2026 (Foto: Sarah Yenesel/EPA))
Keberhasilan menembus semifinal US Open ini sekaligus menjadi jawaban atas rekor minornya di New York pada tahun-tahun sebelumnya. Dengan pencapaian ini, ia resmi tercatat sebagai petenis ke-30 dalam sejarah WTA yang berhasil menduduki peringkat teratas dunia.
Meski demikian, Rybakina memilih untuk tetap merendah dan fokus pada target utamanya pekan ini, yakni memburu gelar juara Grand Slam kedua musim ini.
"Ini hanyalah sebuah angka saat ini. Tentu saja saya berada di semifinal, jadi tujuan saya adalah memenangkan turnamen yang saya ikuti. Saya hanya menjalani satu pertandingan demi satu pertandingan," tutur Rybakina.
Pada babak semifinal mendatang, ujian berat telah menanti Rybakina. Ia akan berhadapan dengan petenis unggulan keempat asal tuan rumah, Coco Gauff, yang sukses melaju usai melakukan comeback gemilang atas Mirra Andreeva dengan skor 2-6, 7-6 (7), 6-2.
Pertemuan antara empat unggulan teratas di babak semifinal tunggal putri US Open tahun ini juga mencatatkan sejarah baru sebagai yang pertama kalinya terjadi dalam kurun waktu 51 tahun terakhir, menjanjikan persaingan puncak yang semakin ketat di sisa turnamen.










