TVRINews – Philadelphia
Bintang Prancis ini kini mengoleksi 16 gol di pentas Piala Dunia, bersanding dengan legenda Jerman dalam perburuan rekor sepanjang masa
Kylian Mbappé kembali mengukuhkan statusnya sebagai salah satu penyerang paling mematikan dalam sejarah sepak bola. Penyerang berusia 27 tahun itu mencetak dua gol krusial saat Prancis menghadapi Irak pada Selasa dini hari 23 Juni 2026 WIB, sebuah pencapaian yang membawa total golnya di Piala Dunia menjadi 16.

(Kylian Mbappe (10) merayakan gol ke dua ketika menghadapi Irak di Philadelphia, Senin, 22 Juni 2026. (Foto AP/Petr David Josek))
Catatan tersebut menempatkan Mbappé di posisi kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen, bersanding dengan legenda Jerman, Miroslav Klose. Raihan ini tercipta tepat pada penampilan ke-100 Mbappé bersama tim nasional Prancis.
Gol pertama Mbappé lahir pada menit ke-14 melalui tendangan kaki kiri dari jarak sekitar 20 yard yang gagal diantisipasi kiper Irak, Ahmed Basil. Pertandingan sempat mengalami gangguan cuaca yang membuat jeda babak pertama memanjang hingga dua jam. Meski demikian, fokus Mbappé tidak goyah.
Pada menit ke-54, ia memanfaatkan kesalahan antisipasi bek Irak, Zaid Tahseen, yang kemudian dikonversi menjadi gol keduanya melalui assist dari Ousmane Dembélé.

(Kylian Mbappé (10) berlari untuk memberikan selamat kepada Ousmane Dembélé setelah gol ketiga Prancis ke gawang Irak.
(Foto: Derik Hamilton/AP))
Dengan tambahan dua gol ini, Mbappé kini mengoleksi 59 gol internasional, memperkokoh posisinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Prancis, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Olivier Giroud.
Hingga saat ini, persaingan untuk menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia semakin mengerucut. Lionel Messi, yang tampil impresif untuk Argentina, saat ini memegang rekor tertinggi dengan 18 gol setelah mencetak dua gol pada hari yang sama.
Mbappé, yang berperan vital dalam keberhasilan Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 dan mencapai final 2022, kini telah mencatatkan empat gol dalam turnamen edisi tahun ini. Total 16 golnya terbagi atas empat gol pada 2018, delapan gol saat meraih Sepatu Emas pada 2022, dan empat gol yang ia bukukan sejauh ini.
Prancis, yang didukung oleh kedalaman skuad termasuk Désiré Doué dan peraih Ballon d’Or Ousmane Dembélé, datang ke turnamen ini dengan ekspektasi tinggi sebagai salah satu unggulan utama bersama Spanyol. Dengan performa yang terus menanjak, Mbappé kini berada dalam posisi krusial untuk terus menambah pundi-pundi golnya sekaligus menjaga asa Les Bleus untuk membawa pulang trofi.










