TVRINews, Jakarta
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Todotua Pasaribu memastikan dukungan penuh terhadap persiapan Timnas Hoki Indonesia, termasuk membantu proses naturalisasi empat pemain serta mengakomodasi kebutuhan pendamping tim.
Komitmen tersebut disampaikan Todotua saat mengunjungi pemusatan latihan nasional cabang olahraga hoki di Lapangan Hoki Internasional Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
Kunjungan tersebut disambut Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Federasi Hoki Indonesia (PP FHI), Yasser Arafat Suaidy, beserta jajaran.
Todotua menegaskan, tim CdM akan memprioritaskan kenyamanan atlet dan ofisial selama mengikuti Asian Games Aichi-Nagoya yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
"Kita mau memastikan bahwa keberadaan teman-teman cabor ini, kalau hari ini khususnya tim putra dan putri, yang total delegasinya atlet, pelatih, dan ofisial sekitar 48 orang, bisa kita antarkan secara maksimal dari berangkat hingga pulang lagi ke Tanah Air," ujar Todotua dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Rabu, 22 Juli 2026.
Selain dukungan operasional, Todotua menyatakan siap membantu percepatan proses naturalisasi empat pemain hoki asal Jerman dan Belanda yang diproyeksikan memperkuat Timnas Hoki Lapangan Indonesia.
"Kita akan coba dorong agar keinginan menaturalisasi empat pemain hoki tersebut bisa cepat terealisasi. Dan kita juga akan mencoba mengakomodasi usulan beberapa pelatih pendamping Timnas Hoki Lapangan Indonesia yang akan berangkat nanti," kata Todotua.
Sementara, Sekjen PP FHI Yasser Arafat Suaidy menyambut baik dukungan tersebut. Menurutnya, perhatian dari CdM menjadi tambahan motivasi bagi tim yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Asian Games.
"Alhamdulillah, hari ini kita bersyukur dikunjungi Pak CdM dan beliau mendukung ada beberapa pelatih untuk berangkat. Begitu juga ada beberapa pemain yang dalam proses naturalisasi. Kami dari federasi sangat berterima kasih kepada Pak CdM. Mudah-mudahan ini menjadi suntikan semangat bagi Timnas Hoki Indonesia di Asian Games nanti," ucap Yasser.
Timnas Hoki Lapangan Putra Indonesia memastikan tiket ke Asian Games 2026 setelah finis di peringkat keempat babak kualifikasi di Bangkok. Sementara tim putri lolos usai meraih medali perunggu pada babak kualifikasi yang berlangsung di Jakarta.
Menurut Yasser, keikutsertaan di Aichi-Nagoya menjadi penampilan kedua tim putra dan putri Indonesia di ajang Asian Games setelah sebelumnya tampil sebagai tuan rumah pada Asian Games Jakarta 2018.
Menghadapi persaingan di Jepang, PP FHI menargetkan tim mampu menembus enam besar agar berpeluang melanjutkan perjuangan menuju babak kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.
"Di Asian Games 2026 ini hanya juara yang langsung mendapatkan tiket ke Olimpiade Los Angeles 2028. Jadi target kita bisa masuk peringkat enam besar untuk mengikuti babak kualifikasi Olimpiade 2028. Melihat kualitas tim, mudah-mudahan bisa lebih dari itu," tutur Yasser.
Pelatih Timnas Hoki Lapangan Indonesia Muhammad Dhaarma Raj optimistis target tersebut dapat diwujudkan meski harus bersaing dengan negara-negara kuat seperti India, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Taiwan, dan Malaysia.
Sejak Januari 2026, Timnas Hoki Indonesia menjalani pemusatan latihan secara mandiri dan telah melaksanakan sejumlah uji coba internasional, termasuk pemusatan latihan di Darwin, Australia.
Federasi berharap dukungan dari CdM dan pemerintah dapat semakin memperkuat persiapan tim menjelang Asian Games 2026.










