TVRINews, Jakarta
Timnas Basket 3x3 Putra Indonesia akan memanfaatkan FIBA 3x3 Challengers Batam Stop 2026 sebagai ajang mengukur kesiapan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Turnamen yang berlangsung pada 25-26 Juli itu menjadi uji kemampuan pertama setelah tim menjalani pemusatan latihan selama tiga pekan.
Pemain Timnas basket 3x3 Indonesia Halmaheranno Aprianto mengatakan keikutsertaan dalam turnamen tersebut bukan hanya untuk mengejar hasil, tetapi juga menambah pengalaman bertanding melawan tim-tim dari berbagai negara.
"Kita mengikuti Challenger di Batam. Challenger itu terbuka untuk seluruh negara. Jadi kita mengikuti event tersebut sekaligus belajar bermain dan menambah pengalaman," kata Halmaheranno kepada wartawan termasuk tvrinews.com di GBK Arena, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.
Menurutnya, program latihan saat ini masih difokuskan pada peningkatan kondisi fisik, penyempurnaan pola permainan, akurasi tembakan, serta membangun kekompakan antarpemain.
"Kalau persiapan hari ini kita cuma conditioning, mengulang pattern, mempertajam kualitas shooting, sama ada sedikit game-game biar chemistry dan kepercayaan satu sama lain," ujar Halmaheranno.
Halmaheranno menambahkan tim belum terlalu memikirkan kekuatan calon lawan di Asian Games. Fokus utama saat ini adalah meningkatkan kualitas permainan sendiri untuk menutupi perbedaan postur dan kekuatan fisik dibandingkan negara-negara pesaing.
"Secara kondisi fisik kita tahu pemain-pemain luar seperti apa dari postur tubuh dan juga fisiknya. Jadi kita sadar diri akan hal itu dan memperbaikinya dengan bermain lebih solid sebagai tim, melatih agility, kecepatan, dan daya tahan tubuh," ucap Halmaheranno.
Selama pemusatan latihan, Timnas basket 3x3 juga belum menjalani uji coba internasional. Sebagai gantinya, tim pelatih menggelar pertandingan internal melalui scrimmage antarpemain dan antartim.
"Kalau uji coba sih belum ada. Paling kita scrimmage antar pemain, scrimmage antar tim," tutur Halmaheranno.
Ia berharap FIBA 3x3 Challengers Batam Stop 2026 dapat menjadi tolok ukur perkembangan tim sekaligus bahan evaluasi sebelum tampil pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober.
"Itu jadi salah satu cara kita membuktikan bahwa latihan kita ini sudah sampai mana, habis itu apa yang harus diperbaiki dan apa yang harus ditingkatkan," kata Halmaheranno.










