TVRINews, Kallang
Setelah melewati turnamen bulutangkis di Malaysia dan Thailand, Indonesia kini bertolak untuk mengikuti Singapura Open 2023. Selain memburu poin Olimpiade Paris 2024, Skuad Merah-Putih juga mengusung target besar untuk mengulangi kejayaan dan prestasi tahun lalu.
Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky menyatakan pada Singapura Open 2023 ini, Indonesia mengusung ambisi besar. Indonesia ingin mengulang torehan apik tahun lalu dengan meraup tiga gelar juara.
Tiga titel tersebut dipersembahkan Anthony Ginting pada tunggal putra, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di ganda putra dengan mengandaskan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di final. Satu gelar lagi direbut Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dari ganda putri.
Baca Juga: Bagas/Fikri Harus Puas Jadi Runner Up Thailand Open 2023
"Harapannya, para pemain kita bisa tampil optimal dan bisa mempertahankan prestasi yang direbut tahun lalu. Asal mau berusaha keras dan berdoa, harapan itu selalu ada," kata Rionny dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com, Senin, 5 Juni 2023.
Turnamen Singapura Open 2023 bakal berlangsung pada 6-11 Juni di Singapore Indoor Stadium, Kallang. Kejuaraan level BWF World Tour Super 750 ini memperebutkan total hadiah 850 ribu Dolar AS.
Dalam tim yang akan bertarung ke negeri tetangga ini, terdapat para pemain terbaik yang dimiliki Indonesia. Ada nama-nama seperti Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Gregoria Mariska Tunjung, Fajar Alfian/Muhamnad Rian Ardianto, dan masih banyak lagi.
Baca Juga: PSSI Tunjuk Stadion Manahan Solo Sebagai Tuan Rumah Kualifikasi Piala Asia U-23
Kekuatan Indonesia bakal bertambah, menyusul pemain-pemain yang terbang langsung dari Bangkok. Mereka sebelumnya tampil di kejuaraan Thailand Open.
"Kita menuju Singapura Open dengan kekuatan terbaik. Ini karena para pemain diharapkan bisa merebut poin rangking sebanyak mungkin menuju ke Olimpiade Paris. Apalagi, tahun lalu kita juga sukses di Singapura Open dengan raihan tiga gelar," tutur Rionny.










