TVRINews, Jakarta
Korea Selatan kembali harus mengakui keunggulan Meksiko pada laga lanjutan Grup A Piala Dunia FIFA 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio Guadalajara, Zapopan, Jumat, 19 Juni 2026, Korea Selatan kalah tipis 0-1 melalui gol tunggal Luis Romo.
Kekalahan tersebut mengingatkan pada pertemuan kedua tim di Piala Dunia 2018 ketika Korea Selatan yang saat itu ditangani Shin Tae-yong (STY) juga takluk 1-2 dari Meksiko.
Menanggapi perbedaan kekuatan Meksiko saat ini dibandingkan delapan tahun lalu, eks juru taktik Timnas Indonesia ini menilai kualitas skuad Meksiko sekarang tidak sekuat generasi 2018. Namun, faktor tuan rumah tetap menjadi keuntungan bagi El Tri.
"Memang saat ini pemain Meksiko tidak terlalu baik seperti tahun 2018. Tetapi mereka memiliki keuntungan sebagai tuan rumah, dan kondisi lapangannya juga cukup tinggi. Namun generasi pemain Korea saat ini juga sangat baik. Memang kalah 1-0 dan seharusnya tidak perlu kemasukan gol, tetapi saya tetap melihat peluang untuk melaju ke 32 besar bahkan sampai 16 besar," ujar STY keoada wartawan termasuk tvrinews.com di Gedung GPPS TVRI, Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026.
Meski kalah, Korea Selatan masih berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A dan masih memiliki satu pertandingan tersisa melawan Afrika Selatan. Peluang untuk lolos ke fase gugur sebagai runner-up grup pun masih terbuka.
Sebelumnya, tim asuhan Hong Myung-bo berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Republik Ceko.
STY bahkan menilai posisi runner-up grup bisa menjadi keuntungan bagi Korea Selatan pada fase berikutnya.
"Sebetulnya lebih baik jika Korea finis di peringkat dua grup ini. Kalau peringkat satu, pertandingan berikutnya bisa berlangsung di Meksiko. Tetapi kalau peringkat dua, bisa pindah ke Los Angeles. Di sana banyak warga negara Korea yang tinggal, jadi suasananya bisa terasa seperti bermain di kandang sendiri. Itu bisa membantu untuk melaju sampai 16 besar," kata STY.
Sementara itu, pertandingan Meksiko melawan Korea Selatan juga disaksikan bersama dalam kegiatan nonton bareng yang digelar LPP TVRI di Media Center TVRI, Jakarta.
Acara tersebut dihadiri Direktur Utama LPP TVRI Fiki C. Satari, Duta Besar Meksiko untuk Indonesia Francisco de la Torre Galindo, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Yoon Soon-gu, Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong, serta Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Diky Soemarno.
Kegiatan nobar berlangsung meriah dengan kehadiran masyarakat Meksiko dan Korea Selatan yang berada di Indonesia untuk memberikan dukungan kepada tim masing-masing dalam ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.










