TVRINews – Lens, Fransis
Skuad Cesc Fabregas Cetak Rekor Kemenangan Tandang Terbesar dan Samai Catatan Gol Bayern Munich di Liga Champions
Como 1907 mencatatkan tinta emas dalam sejarah sepak bola Eropa usai menghancurkan wakil Prancis, RC Lens, dengan skor telak 9-1 pada pertandingan keempat fase liga Liga Champions di Stadion Bollaert-Delelis Rabu 4 November 2026.
Hasil ini membuat klub asuhan Cesc Fabregas menyamai rekor gol terbanyak dalam satu laga Liga Champions yang sebelumnya dipegang oleh Bayern Munich saat mengalahkan Dinamo Zagreb pada 2024.
Pesta gol tim tamu dibuka pada menit ketujuh melalui penyerang asal Yunani, Anastasios Douvikas. Douvikas tampil gemilang dengan mencetak tiga gol (hattrick) sepanjang pertandingan.
Rekannya, Nico Paz, menambah keunggulan sebelum jeda dan merayakan golnya dengan mendedikasikannya untuk Jesus de Miguel. Memasuki babak kedua, Como tampil makin agresif melalui gol Lucas da Cunha, Marc-Oliver Kempf, Mattia Liberali, Martin Baturina, serta gol penutup dari pemain berusia 18 tahun, Matteo Papaccioli, di masa injury time. Lens hanya mampu membalas satu gol hiburan lewat tembakan voli Ruben Aguilar.
Pencapaian ini menobatkan Como sebagai tim pertama sepanjang sejarah Liga Champions era modern yang mampu mencetak sembilan gol dalam satu pertandingan tandang. Selain itu, kemenangan ini mengukuhkan dominasi luar biasa Como dalam musim debut mereka di panggung tertinggi antarklub Eropa, setelah sebelumnya menaklukkan tim-tim besar seperti Manchester United dan RB Leipzig.
Perkembangan pesat klub yang berkompetisi di kasta keempat Liga Italia (Serie D) pada musim 2018–2019 ini mendapat pujian luas. Pengambilalihan klub oleh Sent Entertainment milik pengusaha Indonesia, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, pada 2019 telah merubah arah perjalanan institusi olahraga tersebut secara signifikan. Chief Executive Como, Mirwan Suwarso, sempat mengungkapkan bahwa proyek awal klub sebenarnya difokuskan pada pengembangan pemain muda Indonesia sebelum akhirnya berhasil menembus level profesional top dunia.
"Apa yang mereka lakukan sangat mengesankan, mengingat ini adalah kali pertama mereka tampil di Eropa," ujar mantan pemain Manchester City, Nedum Onuoha, dalam wawancaranya bersama BBC Sport. Onuoha menambahkan bahwa bersama Paris Saint-Germain dan Barcelona, Como kini menjadi salah satu tim paling menjanjikan dan menarik untuk disaksikan di kompetisi Eropa.
Mantan bek Liverpool, Stephen Warnock, turut menyoroti strategi kepelatihan Cesc Fabregas yang dinilai mampu memaksimalkan potensi pemain muda bertalenta. Menurutnya, keberhasilan Como tidak semata-mata dipengaruhi oleh kekuatan finansial pemilik, melainkan perekrutan pemain yang tepat sesuai dengan sistem permainan yang dirancang sang manajer.
Kemenangan bersejarah ini mengantarkan Como melesat ke peringkat keempat klasemen sementara fase liga Liga Champions. Hasil ini sekaligus memperbesar peluang I Lariani untuk melangkah lebih jauh ke babak gugur pada musim debut mereka.









