TVRINews, Surabaya
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menegaskan kemenangan 1-0 atas Persija Jakarta pada laga perdana Grup B Piala Presiden 2026 belum menjadi alasan bagi timnya untuk cepat berpuas diri.
Menurutnya, hasil tersebut merupakan bagian dari proses membangun kekuatan tim menjelang kompetisi Super League (Liga 1) musim 2026/27.
Persebaya mengamankan tiga poin setelah memaksa pemain Persija mencetak gol bunuh diri pada menit ke-64 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Gol tersebut tercipta berkat tekanan tinggi yang dilakukan Alex Martins hingga memaksa lini belakang Persija melakukan kesalahan.
Meski puas dengan hasil pertandingan, Tavares menilai Green Force masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk meningkatkan kualitas permainan.
"Kami baru menjalani sekitar tiga pekan masa persiapan dan ini baru pertandingan kedua kami, menghadapi salah satu tim terbaik di Indonesia. Karena itu saya melihat masih banyak ruang untuk berkembang. Namun, saya senang karena tim bermain dengan kompak dan menunjukkan organisasi permainan yang baik," ujar Tavares dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Senin, 27 Juli 2026.
Pelatih asal Portugal itu mengatakan dua pertandingan awal yang dijalani Persebaya memberikan pengalaman penting bagi para pemain. Intensitas pertandingan yang tinggi dinilai menjadi bekal berharga untuk mempercepat adaptasi tim.
"Dua pertandingan pertama dengan intensitas seperti ini menjadi pengalaman yang sangat baik bagi tim. Ini bagian dari proses untuk meningkatkan kualitas permainan kami," kata Tavares.
Tavares mengakui laga melawan Persija berlangsung dengan tempo yang jauh lebih tinggi dibandingkan pertandingan pramusim pada umumnya.
Kondisi tersebut bahkan membuat tim pelatih harus mengubah rencana pergantian pemain yang telah disiapkan sebelumnya.
"Pertandingan ini berlangsung dengan intensitas yang sangat tinggi. Untuk ukuran laga pramusim, intensitasnya bahkan cukup mengejutkan. Awalnya saya sudah menyiapkan beberapa pergantian pemain, tetapi karena tempo pertandingan sangat tinggi, saya harus menyesuaikan rencana tersebut," ucap Tavares.
Meski mengapresiasi semangat juang para pemain, Tavares menegaskan fokus utamanya tetap pada proses pembentukan tim. Ia berharap Persebaya terus berkembang agar siap bersaing ketika kompetisi resmi dimulai.
"Sekarang tugas kami adalah terus membangun tim agar semakin kuat menghadapi kompetisi nanti," tutur Tavares.









