TVRINews – Madrid, Spanyol
Marc Cucurella Membuka Sisi Lain Kehidupan Keluarga dan Perjalanan Kariernya di Lapangan Hijau
Di balik ketangguhannya mengawal lini pertahanan di lapangan hijau, pesepakbola asal Spanyol, Marc Cucurella, menyimpan kisah personal yang mendalam. Pengalamannya membersamai tumbuh kembang sang buah hati, Mateo, yang didiagnosis autisme, telah mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan, dinamika keluarga, hingga arah perjalanan kariernya sebagai atlet profesional.
Kisah tersebut diungkapkan Cucurella dalam siniar La Media Inglesa serta film dokumenter bertajuk Married to the Game.
Dengan emosi yang tak tertahankan, pemain berusia matang itu mengenang masa-masa awal setelah putranya menerima diagnosis medis tersebut. Ia mengakui bahwa keluarganya sempat menghadapi kebingungan besar akibat minimnya panduan awal yang memadai.
"Ketika kami berbicara tentang Mateo..." ucap Cucurella sebelum terdiam sejenak dan tak kuasa menahan air matanya.
Menurutnya, informasi medis mengenai kondisi sang anak kerap datang tanpa kesiapan mental yang matang bagi para orang tua.
"Baiklah, anak Anda autis. Namun, para orang tua tidak pernah benar-benar siap untuk hal ini. Kami harus mempelajari segalanya dari titik nol," ujarnya.
Tantangan Pendidikan dan Proses Adaptasi
Salah satu fase paling menguji ketahanan mental keluarga tersebut adalah ketika mereka menyaksikan Mateo kesulitan beradaptasi di lingkungan sekolah reguler. Sekolah yang tidak dirancang khusus untuk kebutuhan pendidikan khusus membuat bocah tersebut kerap pulang dalam keadaan menangis, bahkan harus dijemput lebih awal.
Pasangan hidup Cucurella, Claudia Rodriguez, mengenang masa-masa penuh air mata tatkala ia dan suaminya harus mengantar Mateo ke sekolah setiap pagi, lalu kembali ke rumah dengan perasaan hancur melihat kesulitan yang dialami sang anak.
Rodriguez menambahkan bahwa minimnya dukungan pasca-diagnosis memaksa mereka untuk merumuskan sendiri bentuk penanganan terbaik bagi kebutuhan Mateo.
Kebutuhan akan stabilitas membuat setiap rutinitas harian, mulai dari jadwal makan, terapi, hingga pemilihan lokasi liburan, harus dirancang secara cermat. Perubahan sekecil apa pun kerap memicu stres bagi Mateo, sehingga keluarga ini harus mengorbankan sejumlah agenda demi kenyamanan sang anak.
Pengaruh Keluarga Terhadap Keputusan Profesional
Bagi Cucurella, kesejahteraan keluarga menempati prioritas tertinggi yang secara langsung memengaruhi performanya di atas rumput hijau. Dalam wawancaranya bersama Radioestadio Noche, ia menegaskan bahwa setiap ketertarikan dari klub sepak bola profesional selalu dipertimbangkan berdasarkan ketersediaan fasilitas pendidikan serta layanan terapi yang memadai untuk Mateo di wilayah tersebut.
"Jika keluarga saya baik-baik saja, saya juga bisa memberikan penampilan terbaik di lapangan," ungkap Cucurella.
Selain Mateo, pasangan yang juga dikaruniai dua anak lainnya, Rio dan Bella, ini menyatakan bahwa kehadiran Mateo justru memberikan warna kebahagiaan tersendiri serta memperluas sudut pandang mereka dalam melihat dunia.
"Bahkan satu langkah kecil ke depan membawa kebahagiaan yang melebihi segalanya," tutur Cucurella.
Makna di Balik Gaya Rambut Ikonik
Ciri khas fisik Cucurella berupa rambut keriting panjang ternyata menyimpan alasan emosional yang kuat. Penampilan tersebut dipertahankan tanpa ikatan agar Mateo dapat mengenali ayahnya dengan lebih mudah saat menyaksikan pertandingan dari tribun penonton.
Keputusan-keputusan kecil dalam keseharian hingga ranah profesional ini menunjukkan bagaimana peran sebagai seorang ayah telah menyatu dengan identitasnya sebagai atlet.
Melalui keterbukaannya di ruang publik, Cucurella berharap dapat memberikan dukungan moral bagi para orang tua lain yang tengah menghadapi perjalanan serupa dalam membesarkan anak dengan kebutuhan khusus.
"Saya pikir anak-anak seperti Mateo adalah anak-anak yang luar biasa. Ia benar-benar telah mengubah hidup kami, membawa banyak kebahagiaan, dan membuat kami melihat dunia dengan cara yang berbeda," tutupnya.









