TVRINews, Jakarta
Sebanyak 20 klub Championship dipastikan siap mengikuti League Cup yang akan mulai digelar pada musim 2026/27. Kompetisi baru tersebut akan mempertemukan klub Championship dan Super League serta berlangsung paralel dengan kompetisi liga.
General Manager I.League Budiman Dalimunthe mengatakan keikutsertaan 20 klub Championship dalam League Cup telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Utama Indonesia.
"Tadi itu juga disampaikan proyeksi kompetisi dan bisnis, di antaranya League Cup. Kalau sudah diketok setuju, 20 klub sudah harus siap untuk League Cup yang nanti bergabung dengan 16 klub Super League di group stage," ujar Budiman kepada wartawan termasuk tvrinews.com di Jakarta, Senin, 24 Agustus 2026.
Menurutnya, Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda akan langsung menunggu di fase berikutnya. Sementara itu, 16 klub Super League dan 20 klub Championship akan mengikuti fase grup terlebih dahulu.
Budiman menilai kehadiran League Cup akan menambah jumlah pertandingan yang dijalani klub Championship dalam satu musim. Hal tersebut dinilai positif karena memberikan tambahan kesempatan bermain bagi pemain.
"Jumlah pertandingannya kan sekarang 27. Satu klub itu minimal untuk kompetisi kalau enggak salah 24. Ini hebat, lebih dari 24. Ditambah League Cup minimal dua kali, berarti kan 27 tambah dua, 29," kata Budiman.
Ia menjelaskan League Cup akan diawali dengan fase grup menggunakan format home tournament. Setelah fase grup selesai, kompetisi berlanjut ke babak gugur.
"League Cup kan group stage. Home tournament dulu dibagi grupnya. Nanti panitia League Cup yang akan menjelaskan. Di sini hanya RUPS menetapkan bahwa PT dan klub 20 itu setuju dan mereka akan ikut League Cup. Jadi ada group stage dulu kemudian lanjut ke knockout," ucap Budiman.
Sementara, I.League telah menetapkan kalender kompetisi musim 2026/27 sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim baru.
Super League dijadwalkan mulai bergulir pada 4 September 2026, sedangkan Championship akan memulai kompetisi pada 18 September 2026.
Adapun jadwal Liga Nusantara, Elite Pro Academy (EPA) Super League, dan EPA Championship akan diumumkan pada kesempatan berikutnya.
Penyusunan kalender kompetisi dilakukan melalui koordinasi antara I.League dan PSSI, termasuk melalui rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Kalender tersebut disusun dengan mempertimbangkan agenda Tim Nasional Indonesia yang mengacu pada kalender resmi FIFA, AFC, dan AFF.
I.League dan PSSI juga mempertimbangkan periode Ramadan serta hari-hari besar lainnya dalam penyusunan kalender untuk menjaga kelancaran kompetisi sepanjang musim.
League Cup menjadi kompetisi baru yang akan diperkenalkan pada musim 2026/27. Kompetisi tersebut diharapkan dapat menambah jam bermain pemain sekaligus memperluas ruang kompetitif bagi klub.
Adapun informasi mengenai format lengkap, jadwal pertandingan, regulasi, serta mekanisme pelaksanaan League Cup akan diumumkan lebih lanjut oleh PSSI dan I.League.










