TVRINews, Bali
Harapan Anthony Susanto untuk melaju ke final Universal Tennis Rating Pro Tennis Tour (UTR PTT) 2026 Bali harus terhenti.
Petenis Indonesia itu kalah dari wakil Amerika Serikat, Alexander Chang, dalam pertarungan tiga set di semifinal.
Bermain di Lapangan A, Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Anthony harus mengakhiri perjuangannya setelah bertarung selama 2 jam 20 menit. Ia menyerah 4-6, 6-3, 3-6 dari Chang.
Pertandingan semifinal mempertemukan dua karakter permainan berbeda. Anthony mengandalkan reli panjang dari garis belakang untuk meredam permainan agresif Chang yang ditopang servis dan pukulan voli.
Pada set pertama, Chang langsung mengambil inisiatif dengan mematahkan servis Anthony. Petenis kidal Amerika Serikat itu mampu mempertahankan keunggulannya hingga menutup set pertama 6-4 dalam waktu 50 menit.
Anthony kemudian mengubah permainan pada set kedua. Ia lebih sabar membangun reli panjang dan mampu mengantisipasi tekanan Chang. Strategi tersebut membuahkan hasil dengan kemenangan 6-3 sekaligus memaksakan set penentuan.
Namun, Chang kembali menemukan ritme terbaiknya pada set ketiga. Juara UTR PTT 2025 itu tampil konsisten dengan permainan menyerang dan mampu memanfaatkan sejumlah poin krusial.
Anthony akhirnya kembali kalah 3-6 dan harus mengubur ambisinya tampil di final turnamen berhadiah total 20.000 dolar AS tersebut.
Anthony mengaku kecewa karena merasa telah bermain cukup baik, tetapi gagal memanfaatkan sejumlah peluang penting, terutama pada set ketiga.
"Kecewa mengingat saya bermain cukup bagus, sayangnya gagal memanfaatkan poin-poin krusial terutama di set ketiga. Alexander juga bermain bagus hari ini. Saya sudah melakukan berbagai perubahan strategi permainan, tetapi lawan mampu mengantisipasinya dengan cerdik," ujar Anthony dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Meski gagal mencapai final, Anthony sebelumnya tampil impresif di fase grup. Ia menyapu bersih empat pertandingan Grup A tanpa kekalahan dan melaju ke semifinal dengan catatan sempurna.
Di final UTR PTT 2026 Bali, Alexander Chang akan berhadapan dengan petenis Prancis Matthieu Perchicot.
Perchicot memastikan tiket final setelah mengalahkan wakil Amerika Serikat, Azuma Visaya, dalam pertarungan tiga set.
Azuma mengawali pertandingan dengan baik dan merebut set pertama 6-3. Namun, Perchicot mampu mengubah jalannya pertandingan pada set kedua.
Petenis Prancis tersebut berhasil meredam pukulan forehand Azuma dengan variasi topspin yang diarahkan ke garis belakang. Strategi tersebut membuat Perchicot mengambil alih permainan dan menang 6-3.
Pada set penentuan, Perchicot semakin dominan. Meski berusia 33 tahun atau 10 tahun lebih tua dari Azuma, ia mampu mengontrol pertandingan dan menyelesaikannya dengan kemenangan telak 6-0.
Pertandingan semifinal tersebut berlangsung selama 2 jam 10 menit.
Alexander Chang dan Matthieu Perchicot selanjutnya akan memperebutkan gelar juara UTR PTT 2026 Bali pada partai final di Lapangan A, Bali Beach Country Club, Nusa Dua.










