TVRINews, Aichi
Timnas basket putri Korea Selatan mengawali kiprahnya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan kemenangan telak atas Malaysia.
Korea Selatan menang 106-40 pada nomor 5x5 di Aichi International Arena, Jumat, 18 September 2026.
Pertandingan tersebut disiarkan langsung oleh Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) melalui kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Korea Selatan sempat mendapat perlawanan ketat pada awal kuarter pertama. Kedua tim tampil disiplin dalam menjalankan strategi, baik ketika menyerang maupun bertahan. Skor bahkan sempat berjalan ketat hingga Korea Selatan unggul tipis 9-8.
Momentum Korea Selatan mulai terlihat setelah pelatih Park Soo-ho meminta time out. Korea kemudian mampu membongkar pertahanan Malaysia dan memperlebar keunggulan hingga menutup kuarter pertama dengan skor 22-10.
Memasuki kuarter kedua, Malaysia berusaha bermain lebih efektif dengan memperbanyak percobaan tembakan. Namun, akurasi menjadi kendala bagi Malaysia. Sebaliknya, Korea Selatan mampu memaksimalkan setiap peluang yang diperoleh.
Sejumlah tembakan tiga angka dari Heo Ye-eun, Choi Isaem, Jeong Hyun, Lee So-hee, hingga Kang Yoo-lim semakin memperlebar jarak. Korea Selatan menutup paruh pertama dengan keunggulan 59-22.
Korea Selatan semakin dominan pada kuarter ketiga. Kombinasi tembakan tiga angka, serangan balik cepat, dan pertahanan solid membuat Malaysia kesulitan mengembangkan permainan. Korea mengakhiri kuarter ketiga dengan keunggulan 81-32.
Tidak banyak perubahan terjadi pada kuarter keempat. Korea Selatan tetap menguasai jalannya pertandingan, sementara Malaysia kesulitan mengejar ketertinggalan. Korea Selatan akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 106-40.
Hasil tersebut membawa Korea Selatan untuk sementara memimpin Grup C. Namun, persaingan menuju babak delapan besar masih terbuka karena grup tersebut dihuni empat tim. Korea Selatan masih akan menghadapi Taiwan dan Mongolia.
Sementara, Malaysia juga masih memiliki peluang melaju ke babak berikutnya. Mereka harus memenangi dua pertandingan tersisa melawan Taiwan dan Mongolia.










