TVRINews, Nagoya
Atlet Teqball Putri Indonesia Sumaya memastikan tiket ke semifinal nomor Women’s Single Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hasil tersebut membuka peluang Indonesia meraih medali pertama teqball dalam sejarah keikutsertaan di Asian Games.
Sumaya melaju ke semifinal setelah melewati rangkaian pertandingan Grup B di Nagoya City Higashi Sports Center. Ia selanjutnya akan menghadapi wakil India, Quimcy Joaquim Dsouza, untuk memperebutkan tiket ke partai final.
Dalam fase penyisihan Grup B, Sumaya menjalani tiga pertandingan. Ia mengawali perjuangan dengan mengalahkan wakil Lebanon, Dandal Kamar, dengan skor 12-9, 12-11.
Namun, langkah Sumaya sempat terhenti saat menghadapi wakil Myanmar, Wai Khin Hnin. Ia kalah dalam dua gim dengan skor 10-12, 8-12.
Sumaya kemudian bangkit pada pertandingan ketiga melawan wakil Kirgizstan, Aidana Otorbaeva. Ia menunjukkan daya juang dengan membalikkan keadaan dan meraih kemenangan 6-12, 12-6, 12-6.
Hasil tersebut menempatkan Sumaya di posisi kedua Grup B dan membuatnya harus melalui babak repechage. Ia kemudian menghadapi wakil Kamboja, DY Koemyean.
Sumaya tampil solid dan mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 12-8, 12-7. Hasil itu memastikan langkahnya berlanjut ke semifinal.
Pelatih Teqball Indonesia Fitrah Muhammad menilai Sumaya menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi serta perkembangan signifikan selama menjalani persiapan menuju Asian Games.
“Dari segi atletnya, dia memang percaya dirinya sudah tinggi. Ketika skornya sudah meninggalkan jauh lawannya, dia mencoba serangan-serangan yang kira-kira nanti bisa dipakai untuk pertandingan selanjutnya. Jadi, dia mencoba mematenkan beberapa hal untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Fitrah dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Jumat, 18 September 2026.
Sumaya mengaku bersyukur bisa melewati rangkaian pertandingan dan memastikan tempat di semifinal. Ia bertekad menjaga fokus serta memperbaiki kekurangan sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
“Saya bersyukur bisa lolos ke semifinal. Setelah melalui beberapa pertandingan hari ini, saya akan berusaha menjaga fokus, memperbaiki apa yang masih kurang, dan memberikan yang terbaik di semifinal,” ucap Sumaya.
Sumaya menyadari laga semifinal menghadapi Quimcy Joaquim Dsouza tidak akan mudah. Meski demikian, ia tetap memasang target tinggi untuk meraih medali emas sekaligus mencatatkan sejarah bagi teqball Indonesia.
“Semifinal nanti akan jadi pertandingan yang keras. Tapi saya harus yakin karena target saya medali emas dan bisa mencetak sejarah sebagai atlet teqball Indonesia pertama yang meraih medali emas di Asian Games,” tutur Sumaya.










