TVRINews, Dakar
Indonesia membuka peluang menjadi tuan rumah World Championships Skateboarding atau Kejuaraan Dunia Skateboard.
Penjajakan tersebut disampaikan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari saat bertemu Presiden World Skate, Sabatino Aracu, di sela penyelenggaraan Youth Olympic Dakar, Senegal.
Dalam pertemuan tersebut, Okto, sapaan Raja Sapta Oktohari, menyampaikan keinginan Indonesia untuk menggelar kejuaraan dunia skateboard di Bali. Ia menilai Pulau Dewata memiliki potensi besar sebagai lokasi penyelenggaraan kompetisi olahraga internasional.
Menurut Okto, Bali tidak hanya memiliki daya tarik pariwisata dan budaya, tetapi juga dikenal secara global sebagai destinasi wisata. Kejuaraan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman berbeda bagi atlet, ofisial, dan delegasi dari berbagai negara.
Selain itu, Bali dinilai memiliki perkembangan olahraga skateboard yang cukup besar, didukung keberadaan sejumlah skatepark.
“Pertandingan apa yang ingin kalian berikan kepada Indonesia? Saya akan menyelenggarakannya di Indonesia,” tanya Okto kepada Aracu, yang langsung menjawab World Skate Championship dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Selasa, 3 November 2026.
“Oke, saya akan menggelar World Skate di Bali, di sana banyak skatepark. Silakan datang berlibur ke Bali dan sekaligus melihat kesiapannya,” ucap Okto menambahkan.
Respons positif Aracu membuka peluang penjajakan penyelenggaraan kejuaraan World Skate di Bali. NOC Indonesia berharap komunikasi tersebut dapat berlanjut ke pembahasan lebih konkret bersama federasi internasional itu.
Skateboarding menjadi salah satu cabang olahraga yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kalangan generasi muda. Cabang olahraga ini memulai debutnya dalam program Olimpiade Tokyo 2020 dan kembali dipertandingkan pada Paris 2024.
Dalam ajang Olimpiade, skateboard mempertandingkan dua disiplin, yakni street dan park.
Sementara itu, World Championships Skateboarding merupakan salah satu kejuaraan penting dalam kalender kompetisi internasional. Ajang ini mempertemukan atlet-atlet terbaik dunia untuk memperebutkan gelar juara pada disiplin street dan park.
Kejuaraan tersebut juga memiliki peran dalam ekosistem kompetisi skateboard internasional dan perjalanan atlet menuju panggung Olimpiade.
Bagi NOC Indonesia, peluang menjadi tuan rumah kejuaraan dunia bukan hanya kesempatan menghadirkan kompetisi berkelas internasional.
Ajang tersebut juga dinilai dapat memperkuat diplomasi olahraga, mempromosikan destinasi wisata nasional, serta mendorong perkembangan skateboard di dalam negeri.
NOC Indonesia berharap komunikasi dengan Presiden World Skate dapat menjadi langkah awal menuju pembahasan teknis dan persiapan lebih lanjut agar peluang Indonesia menjadi tuan rumah World Championships Skateboarding di Bali dapat direalisasikan.









