TVRINews – Manchester, Inggris
Tertinggal dua gol dan diwarnai aksi protes suporter, The Red Devils sukses menaklukkan Roma 3-2 di Liga Champions.
Manchester United menampilkan aksi bangkit yang dramatis di pentas Liga Champions setelah membalikkan keadaan dari tertinggal dua gol untuk mengamankan kemenangan 3-2 atas Roma di Old Trafford pada Selasa 3 November 2026.
Tuan rumah sempat berada di ambang keterpurukan setelah tim tamu mencetak dua gol dalam kurun enam menit di babak pertama. Matias Soule membuka keunggulan Roma sebelum eksekusi penalti Donyell Malan menggandakan keunggulan, situasi yang sempat memicu ketegangan tinggi di dalam stadion.

(sumber: x.com/ManUtd)
Gelombang protes suporter atas manajemen klub meluap di tribun. Lemparan bola tenis hijau ke area lapangan serta pelepasan balon hijau-emas mengiringi nyanyian kritik yang ditujukan kepada keluarga Glazer, pemegang saham minoritas Sir Jim Ratcliffe, hingga Direktur Sepak Bola Jason Wilcox.
Tekanan bagi United semakin bertambah ketika gelandang Carlos Baleba harus ditarik keluar akibat cedera hamstring di awal babak kedua. Meski demikian, tim asuhan Michael Carrick menunjukkan respon balik setelah jeda.
Kebangkitan United dimulai melalui eksekusi penalti kapten tim, Bruno Fernandes, yang harus diulang sebelum berhasil menggetarkan jala lawan. Momentum tersebut berlanjut saat Matheus Cunha memanfaatkan kelalaian lini belakang Roma untuk menyamakan kedudukan, menyusul peluang emas Bryan Mbeumo yang sempat membentur kedua tiang gawang.
Cunha kemudian menjadi penentu kemenangan lewat tembakan terukurnya dari sudut sempit empat menit sebelum waktu normal berakhir. Meski penyerang asal Brasil tersebut harus menerima kartu merah di masa injury time, United berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi sekaligus mengakhiri tren tanpa kemenangan dalam sembilan laga terakhir.









