TVRINews, Jakarta
Chief Operating Officer (COO) Persik Kediri Arthur Irawan menilai kompetisi sepak bola Indonesia mengalami transformasi positif, salah satunya terlihat dari meningkatnya kualitas pemain asing yang berkiprah di Super League.
Menurutnnya, perubahan tersebut membuat klub-klub Indonesia kini lebih mudah menarik pemain asing dengan kualitas yang lebih tinggi dibandingkan musim-musim sebelumnya.
“Kualitas pemain asing kita sekarang sangat bagus. Bahkan mungkin di liga-liga sebelumnya, kualitas pemain asing kita itu kita main di grade C dan B. Sekarang banyak pemain asing grade A yang mau main di Liga 1,” ujar Arthur kepada wartawan termasuk tvrinews.com di Jakarta, Selasa, 1 September 2026.
Ia mengatakan perubahan persepsi terhadap kompetisi Indonesia ikut memengaruhi keputusan pemain asing untuk bergabung.
Para pemain asing yang pernah atau sedang bermain di Indonesia saling bertukar informasi mengenai kualitas kompetisi, termasuk dengan pemain yang berkiprah di negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Menurut Arthur, informasi positif dari para pemain tersebut membuat Indonesia semakin menarik bagi pemain asing berkualitas.
“Pemain asing itu biasanya saling mengobrol, saling menanyakan tentang liga, misalnya Liga Indonesia, Liga Tailan, dan feedback mereka tentang Liga Indonesia sekarang sangat positif,” ucap Arthur.
Kondisi tersebut dinilai turut meningkatkan kualitas pertandingan di lapangan. Dengan hadirnya pemain asing berkualitas tinggi, persaingan antarklub menjadi semakin kompetitif sekaligus mendorong peningkatan level kompetisi.
“Buat kita sebagai klub juga sekarang lebih gampang untuk merekrut pemain asing dari luar dengan kualitas yang tinggi. Karena itu, level liganya pasti naik karena kualitas di lapangan itu jauh lebih bagus dari sebelum-sebelumnya,” ujar Arthur.
Meski regulasi musim ini memberikan ruang lebih besar bagi klub untuk memainkan pemain asing, Arthur juga mengapresiasi kehadiran League Cup sebagai kompetisi yang dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada pemain lokal.
Menurutnya, League Cup dapat menjadi panggung bagi pemain Indonesia untuk mendapatkan menit bermain dan menunjukkan kemampuan mereka.
“League Cup itu wadah untuk pemain lokal kita untuk tampil. Jadi mereka ada kesempatan untuk menunjukkan kualitas mereka di League Cup maupun siapa tahu mereka juga bisa membela Timnas dengan panggung mereka yang mereka dapatkan dari League Cup itu,” kata Arthur.
Arthur menilai keberadaan kompetisi tersebut penting agar peningkatan kualitas sepak bola Indonesia tidak hanya bergantung pada pemain asing. Pemain lokal tetap membutuhkan ruang kompetisi untuk berkembang dan mendapatkan pengalaman bertanding.
“Menurut saya, apa yang dilakukan liga ini sangat luar biasa. Kita meningkatkan level di Super League maupun di Championship, tapi tidak lupa juga tentang kepentingan pemain lokal kita ini dapat wadah untuk bermain sepak bola,” tutur Arthur.
Ia berharap keberadaan League Cup dapat dimanfaatkan klub untuk memberikan kesempatan kepada pemain lokal sekaligus mendukung proses regenerasi pemain Indonesia.








