TVRINews, Jakarta
Perancang busana Ivan Gunawan resmi terpilih sebagai desainer seragam Kontingen Indonesia yang akan digunakan dalam defile upacara pembukaan Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Seragam tersebut akan dikenakan para atlet dan ofisial Indonesia dalam upacara pembukaan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, pada 18 Oktober 2026.
Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun mengatakan pemilihan desainer untuk seragam defile dilakukan melalui proses seleksi yang digagas Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Reda Manthovani.
“Ini merupakan gagasan dari Bapak Reda, bahwa membuat seragam itu tidak bisa sembarangan. Mudah-mudahan Ivan Gunawan bisa menghadirkan desain yang sesuai keinginan kita bersama,” kata Senny dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Selasa, 1 September 2026.
Pengerjaan seragam tersebut telah dimulai sejak pekan lalu. Ivan Gunawan bersama timnya bahkan datang langsung ke Solo untuk bertemu para atlet dan ofisial serta melakukan proses pengukuran.
Senny berharap seragam yang disiapkan dapat memberikan rasa bangga kepada para atlet ketika mengenakannya dalam defile pembukaan Asian Para Games 2026.
“Saya berharap semuanya senang dan bangga mengenakan seragam yang akan kita pakai di Nagoya nanti,” ujar Senny.
Dalam kesempatannya, Ivan Gunawan mengaku bangga mendapat kesempatan untuk terlibat dalam pesta olahraga disabilitas terbesar di Asia tersebut.
Ia menyebut ini menjadi pengalaman pertamanya mendesain busana khusus untuk atlet dalam sebuah ajang olahraga profesional.
“Saya bersyukur banget. Di antara nama-nama desainer besar, lalu keluar dua nama dan pada akhirnya desain saya yang terpilih,” ucap Ivan.
Untuk seragam Kontingen Indonesia, Ivan mengusung konsep bertajuk Sekar Jagad Vijaya. Desain tersebut terinspirasi dari motif batik Sekar Jagad asal Madura yang sedang dipopulerkan melalui brand miliknya.
“Tahun ini bersama brand Ivan Gunawan, saya sedang mempopulerkan kembali batik Sekar Jagad dari Madura. Jadi dari motif Sekar Jagad ini, dengan saya kasih tambahan Vijaya, saya melihat motif ini relate banget untuk teman-teman yang nantinya akan berlomba di Jepang,” tutur Ivan.
Menurut Ivan, kata “Vijaya” memiliki makna kemenangan. Ia berharap konsep yang diusung dalam seragam tersebut dapat menjadi simbol semangat bagi para atlet Indonesia untuk meraih prestasi di Asian Para Games 2026.
“Vijaya itu sendiri memiliki arti dan melambangkan sebuah kemenangan. Insya Allah, dari nama baik, judul baik dan tema baik ini prestasi Indonesia bisa lebih membanggakan dan meraih lebih banyak medali emas di Jepang nanti,” kata Ivan.
Selain mempersiapkan seragam defile, NPC Indonesia bersama tim CdM juga telah melakukan sejumlah persiapan menjelang keberangkatan kontingen ke Jepang. Tim khusus telah dikirim untuk melakukan pengecekan serta koordinasi di lokasi penyelenggaraan.
Senny juga memastikan Kontingen Indonesia akan diberangkatkan ke Jepang menggunakan pesawat carteran yang disediakan pemerintah.
Asian Para Games 2026 dijadwalkan berlangsung di Aichi dan Nagoya, Jepang, pada 18 hingga 24 Oktober 2026. Sebanyak 45 kontingen akan bersaing dalam 18 cabang olahraga untuk memperebutkan ratusan medali.








