TVRINews, Jakarta
Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Apriyani Rahayu, memasuki babak baru dalam kariernya setelah resmi beralih dari sektor ganda putri ke ganda campuran.
Apriyani akan dipasangkan dengan Dejan Ferdinansyah dan dijadwalkan menjalani debut pada ajang Taipei Open 2026 yang berlangsung pada 28 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Pelatih Ganda Campuran Indonesia Rionny Mainaky mengatakan keputusan tersebut diambil setelah adanya permintaan dari Dejan untuk berpasangan dengan Apriyani. Usulan itu kemudian dibahas bersama jajaran pelatih dan Bidang Pembinaan Prestasi PBSI sebelum akhirnya disetujui.
"Awalnya memang ada permintaan dari Dejan untuk mau berpasangan dengan Apri di ganda campuran dan Apri pun bersedia untuk pindah sektor. Saya diskusi dengan Karel Mainaky, kepala pelatih, dan Kabid Binpres, akhirnya disetujui," ujar Rionny dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Kamis, 25 Juni 2026.
Menurut Rionny, Apriyani telah mulai menjalani latihan bersama sektor ganda campuran sejak awal pekan lalu. Ia menilai adaptasi pemain berusia 28 tahun tersebut berjalan positif berkat pengalaman dan fondasi permainan yang dimilikinya di sektor ganda putri.
"Sejak Senin lalu, Apri sudah mulai latihan bersama kami. Saya lihat keinginan, semangat, dan fokusnya sangat baik. Dengan waktu persiapan yang cukup, saya rasa adaptasi dan pembiasaan bermain di ganda campuran bisa berjalan cepat," kata Rionny..
Rionny menilai kemampuan Apriyani bermain dari area belakang lapangan menjadi modal penting untuk bersaing di sektor ganda campuran. Ia juga memuji karakter Apriyani yang dikenal pekerja keras dan memiliki mental bertanding yang kuat.
"Saat Olimpiade Tokyo saya melihat langsung bagaimana kerja keras dan daya juangnya. Sekarang kami ingin membawa semangat yang sama di sektor ganda campuran," ucap Rionny.
Lebih lanjut, ia menegaskan pasangan Dejan/Apriyani bukan sekadar eksperimen jangka pendek. PBSI menargetkan pasangan tersebut mampu bersaing di level atas mengingat pengalaman dan kualitas yang dimiliki keduanya.
"Pasangan ini bukan coba-coba karena Dejan juga sudah pernah bersaing di level atas. Jadi saya melihat ada peluang yang cukup baik untuk berkembang," tutur Rionny.
Kehadiran Apriyani di sektor ganda campuran juga diharapkan dapat meningkatkan persaingan internal dan motivasi pasangan-pasangan lain dalam program pelatnas.
Perubahan pasangan tersebut turut berdampak pada sektor ganda campuran lainnya. Pasangan Dejan sebelumnya, Bernadine Anindya Wardana, akan dipasangkan dengan Verrell Yustin Mulia. Pasangan Verrell/Bernadine juga dijadwalkan menjalani debut pada ajang Taipei Open 2026 mendatang.










