TVRINews – Oviedo,Spanyol
Remaja Ajaib Barcelona Bawa La Roja Ungguli Republik Ceko Lewat Kemenangan Dramatis 3-1 di Oviedo.
Karier Lamine Yamal kerap diasosiasikan dengan fiksi ilmiah, di mana sang penyerang belia tersebut mengaku terkadang merasa seperti Superman atau Spider-Man di atas lapangan hijau. Publik sepak bola Spanyol kini mulai bertanya-tanya apakah klaim tersebut benar adanya.
Dalam lanjutan laga internasional di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Minggu 4 Oktober 2026 Dini WIB, Spanyol sukses membungkam Republik Ceko dengan skor 3-1. Kemenangan ini membawa La Roja semakin dekat dengan tiket perempat final Nations League, sekaligus mempertegas status Yamal sebagai fenomena baru sepak bola modern.
Pertandingan baru berjalan kurang dari enam menit ketika Yamal kembali mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan kerjasama satu-dua dengan Dani Olmo di sisi kanan kotak penalti pada menit kelima detik ke-20, Yamal melepaskan tembakan melengkung terarah yang gagal diantisipasi penjaga gol Republik Ceko, Antonin Kinsky. Gol kilat ini mengulangi memori serupa saat ia menjebol gawang Inggris dan Kroasia dalam tempo di bawah dua menit.
Dominasi Spanyol berlanjut hingga babak pertama usai. Gelandang bertahan jangkar, Rodrigo Hernandez, menggandakan keunggulan tim tuan rumah pada menit ke-32. Memanfaatkan ruang di lini tengah, Rodri melakukan aksi individuan yang diakhiri dengan umpan kombinasi bersama Pedri sebelum melepaskan sepakan keras yang menjebol gawang Ceko.

(Rodri bereaksi setelah mencetak gol kedua Spanyol di Oviedo, Minggu, 4 Oktober 2026 WIB. [Foto: Petr David Josek/AP])
Babak pertama ditutup dengan keunggulan nyaman 2-0 bagi Spanyol, sementara Yamal ditarik keluar saat turun minum.
Namun, jalannya pertandingan berubah drastis pada paruh kedua. Republik Ceko tampil jauh lebih agresif dan berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-69 lewat aksi Jiri Slama, yang memanfaatkan umpan terobosan matang dari Adam Hlozek untuk menaklukkan kiper Spanyol, David Raya.
Tekanan tim tamu nyaris membuahkan hasil penyama kedudukan pada menit ke-79 ketika kemelut di depan gawang berujung pada gol Ryan Naderi.
Kendati demikian, wasit Vassilis Fotias menganulir gol tersebut karena menilai terjadi pelanggaran terhadap bek Spanyol, Robin Le Normand, dalam proses terciptanya situasi bola mati. Keputusan tersebut sempat memicu protes keras dari kubu Ceko yang kemudian berujung pada diusirnya Ladislav Krejci akibat kartu merah.
Unggul jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh skuad asuhan Luis de la Fuente untuk meredam momentum lawan. Menjelang detik-detik akhir pertandingan, gelandang Mikel Merino memastikan kemenangan Spanyol menjadi 3-1 lewat finalisasi klinis di dalam kotak penalti, mengunci tiga poin krusial di kandang sendiri.










