TVRINews – Jakarta
Garuda Kencana Tempuh Pemusatan Latihan Intensif di Korea Selatan Demi Hadapi Persaingan Grup A Asian Games 2026
Ambisi besar dibawa oleh Tim Nasional Basket Putri Indonesia dalam menatap ajang multi-olahraga terakbar di Benua Asia, Asian Games 2026 yang diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang.
Sebagai langkah konkret untuk mengerek level permainan, skuad Merah Putih di bawah arahan jajaran pelatih resmi bertolak ke Korea Selatan guna melakoni rangkaian uji coba intensif (try-out).
Langkah strategis ini diambil demi menguji ketahanan fisik, mematangkan skema taktik, serta mengukur kesiapan mental bertanding para pemain sebelum bentrok di panggung utama.
Berdasarkan hasil undian resmi babak penyisihan grup, Indonesia tergabung di Pool A. Skuad Garuda harus bersiap meladeni kekuatan raksasa Asia, China, serta rival regional asal Asia Tenggara, Thailand.
Pihak manajemen kepelatihan menyadari bahwa peta kekuatan di Grup A tidak bisa dipandang sebelah mata. China dikenal sebagai salah satu kekuatan tradisional bola basket wanita yang memiliki kedalaman skuad elite tingkat dunia, sementara Thailand merupakan lawan yang sudah sering dihadapi di kawasan regional seperti ajang SEA Games.

(Drawing Timnas Basket Putri di Asian Games 2026. (Foto: Instagram/perbasi.ina))
"Hasil drawing Asian Games ini sangat menarik sekaligus menantang bagi kami. Berada satu grup bersama tim kuat China dan negara tetangga Thailand, membuat kami harus mempersiapkan diri secara maksimal demi target lolos dari fase grup," ujar perwakilan tim pelatih, Handoyo, pada laman resminya yang dikutip selasa 15 September 2026.
Selama berada di Negeri Ginseng, program pra-kompetisi tersebut diisi dengan agenda menghadapi sejumlah klub profesional lokal berkualitas tinggi. Pertandingan pemanasan perdana dimulai dengan menghadapi klub Liga Basket Wanita Korea (WKBL), Cheongju KB Stars Basketball, disusul duel penting melawan Incheon Shinhan Bank. Total ada empat laga uji coba ketat yang dirancang untuk menguji kombinasi pemain muda berbakat dan pilar berpengalaman yang diboyong ke Korea Selatan.
Kombinasi komposisi skuad yang merata ini diharapkan mampu menerjemahkan strategi modern di atas lapangan. Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) berkomitmen untuk memastikan seluruh aspek penunjang non-teknis, mulai dari pemulihan fisik hingga akomodasi, telah diselesaikan sebelum kontingen resmi memasuki perkampungan atlet.
Melalui gemblengan intensif di luar negeri ini, Timnas Basket Putri Indonesia optimistis mampu memberikan perlawanan sengit dan menciptakan kejutan positif tatkala menghadapi tim-tim elite Asia pada hajatan olahraga empat tahunan tersebut.










