TVRINews, Jakarta
Jakarta Pertamina Enduro (JPE) membidik gelar juara tiga musim beruntun atau three-peat setelah sukses menjadi kampiun Proliga pada musim 2025 dan 2026.
Project Director Jakarta Pertamina Enduro Rudi Arifianto mengatakan target tersebut menjadi salah satu fokus tim untuk menghadapi musim berikutnya.
Menurutnya, JPE akan berupaya mempertahankan prestasi dengan menjaga konsistensi pemain serta strategi yang telah membawa tim meraih dua gelar juara.
"Karena sudah back-to-back 2025-2026, tentu saja kita ingin meraih prestasi kembali, mempertahankan, sehingga kita bisa hattrick atau three-peat dalam tiga tahun berturut-turut. Itu tentu saja menjadi target kami," kata Rudi kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Minggu, 13 September 2026.
Rudi menilai persistensi dan kekompakan pemain menjadi faktor penting untuk mempertahankan performa tim. Selain itu, strategi pelatih yang telah terbukti membawa JPE menjadi juara dalam dua musim terakhir juga akan tetap menjadi perhatian.
Dukungan suporter turut menjadi salah satu kekuatan JPE. Rudi menyebut atmosfer pertandingan JPE selama ini selalu mendapat dukungan besar dari para penggemar, baik di stadion maupun venue pertandingan.
"Kita harapkan pertandingan-pertandingan ke depan akan terus seperti itu sehingga nanti ini akan sangat menunjang sustainability dari sport yang kita gagas bersama," ujar Rudi.
Selain mengejar prestasi, JPE juga menyiapkan strategi pembinaan pemain muda. Salah satunya dengan memberikan kesempatan bermain kepada pemain muda yang direkrut untuk mendapatkan pengalaman di level kompetisi yang lebih tinggi.
Pada musim sebelumnya, JPE memberikan kesempatan kepada tiga hingga empat pemain muda untuk tampil, termasuk pada fase final four yang memiliki tekanan pertandingan cukup tinggi.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen JPE untuk terus memberikan ruang kepada pemain muda agar berkembang dan memiliki pengalaman bertanding.
"Ini menunjukkan sebuah komitmen buat JPE untuk bisa terus mempromote pemain-pemain muda," ucap Rudi.
JPE juga berencana mengembangkan program pembinaan melalui JPE Academy. Program tersebut akan diarahkan untuk melakukan talent scouting secara lebih serius sekaligus membina pemain berdasarkan berbagai aspek yang dibutuhkan untuk menjadi atlet profesional.
"InsyaAllah Pertamina akan menggulirkan yang namanya JPE Academy. Itu yang kita akan melakukan talent scouting lebih serius lagi, termasuk mengenai segala macam aspek terkait dengan teknis, lalu kemudian tinggi badan mungkin salah satunya juga menjadi kendala terutama putri," tutur Rudi.
Melalui JPE Academy, ia berharap dapat muncul pemain-pemain yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga Asia Tenggara, Asia, hingga level dunia.










