TVRINews, Jakarta
Tunggal putra Alwi Farhan mencatat kemenangan impresif di babak pertama Indonesia Open 2025.
Ia menyingkirkan wakil India Prannoy H.S. dalam dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-18, Selasa, 3 Juni 2025 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Bagi Alwi, kemenangan ini terasa istimewa bukan hanya karena level turnamen yang tinggi, Super 1000, tetapi juga karena atmosfer khas yang dimiliki Istora.
“Kalau main di Istora tuh memang magis banget, hawanya beda. Saya benar-benar merasakan aura yang spesial saat main di sini,” ucap Alwi kepada wartawan termasuk tvrinews.com sesuai pertandingan, Selasa, 3 Juni 2025.
Ia juga mengomentari pengalaman bermain di atas karpet biru yang digunakan tahun ini, warna yang tidak biasa dalam turnamen bulu tangkis.
“Jujur saya suka banget karpet biru ini, karena jarang ditemui dan vibe-nya beda. Secara visual juga enak dilihat, pantulan cahaya ke kok terasa pas,” ujar Alwi.
Terkait level turnamen yang masuk kategori Super 1000, Alwi mengaku tetap fokus, meski lawan-lawan yang dihadapi sudah cukup familiar.
“Pernah juga ketemu di level 300 atau 500, jadi tidak terlalu asing. Tapi saya tetap berambisi kumpulin poin sebanyak-banyaknya untuk segera naik peringkat dunia,” tutur Alwi.
Selanjutnya, Alwi masih menanti lawan antara Anders Antonsen asal Denmark yang menjadi unggulan ketiga dalam turnamen ini atau Chi Yu-jen dari Taiwan.
Indonesia Open 2025, bagian dari BWF World Tour Super 1000, akan berlangsung hingga 8 Juni 2025 dan disiarkan langsung oleh TVRI Nasional dan TVRI Sport. Tahun ini, turnamen diikuti 21 wakil Indonesia dari berbagai sektor.










