TVRINews, Jakarta
Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) berkolaborasi dengan RANS Entertainment untuk menghadirkan tayangan Asian Games 2026 kepada masyarakat Indonesia.
Melalui kolaborasi tersebut, perjuangan atlet Indonesia di ajang multievent olahraga terbesar Asia itu akan dapat disaksikan secara gratis melalui jangkauan televisi nasional dan platform digital.
Asian Games ke-20 ini akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Namun, sejumlah cabang olahraga dijadwalkan telah memulai pertandingan sebelum upacara pembukaan.
Indonesia akan mengirim 432 atlet dari 35 cabang olahraga untuk bersaing dengan atlet terbaik Asia. Kolaborasi TVRI dan RANS Entertainment diharapkan dapat membawa perjuangan para atlet Indonesia lebih dekat kepada masyarakat dari Sabang sampai Merauke.
Dalam kesempatannya, Direktur Utama LPP TVRI Tubagus Fiki Chikara Satari mengatakan TVRI mendapat kepercayaan dari RANS Entertainment untuk menyiarkan pertandingan Asian Games 2026.
Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi kesempatan bagi TVRI untuk memastikan perjuangan para atlet Indonesia dapat memperoleh dukungan langsung dari masyarakat di berbagai wilayah.
“Kita hadir di tengah-tengah acara ini, di mana TVRI diajak oleh RANS untuk bisa menyiarkan pertandingan-pertandingan Asian Games. Mengapa? Karena tentunya yang bermitra langsung dengan IMSport.TV yang memiliki hak siar untuk wilayah Asia Tenggara itu adalah RANS,” ujar Fiki di Jakarta, Jumat, 4 September 2026.
Ia menyampaikan apresiasi kepada RANS Entertainment yang memberikan kepercayaan kepada TVRI untuk ikut menayangkan Asian Games 2026.
“Sekali lagi yang pertama saya sampaikan adalah terima kasih ke Mbak Gigi (Nagita Slavina) dan RANS Entertainment di mana mempercayakan penyiaran Asian Games ini kepada TVRI,” kata Fiki.
Fiki menjelaskan jangkauan siaran terestrial TVRI saat ini telah mencapai 77,09 persen wilayah Indonesia. Jangkauan tersebut diharapkan dapat memastikan masyarakat, termasuk keluarga atlet di daerah yang memiliki keterbatasan akses internet, tetap dapat menyaksikan perjuangan kontingen Indonesia.
“Untuk memastikan perjuangan atlet-atlet kita di Jepang, di Aichi dan Nagoya ini, bisa juga mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Indonesia melalui saluran TVRI. Di mana coverage TVRI untuk terrestrial ini berada di angka 77,09 persen untuk seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote,” ucap Fiki.
Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan siaran olahraga yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
TVRI sebelumnya juga mendapat kepercayaan sebagai Official Broadcaster Piala Dunia 2026. Fiki mengatakan pengalaman tersebut akan menjadi modal bagi TVRI dalam meningkatkan kualitas penyiaran Asian Games 2026.
“Dari pengalaman Piala Dunia ini kita ingin pastikan untuk penyiaran Asian Games Jepang ini kita akan lebih sempurnakan lagi,” tutur Fiki.
Selain menyiarkan pertandingan, TVRI juga berencana menghadirkan berbagai konten yang mengangkat kisah perjuangan para atlet Indonesia.
Menurut Fiki, Asian Games tidak hanya menyajikan pertandingan, tetapi juga memiliki cerita di balik perjalanan para atlet sebelum tampil di arena.
“Bukan hanya sekadar menyiarkan pertandingan, tapi kita juga memastikan ada value creation terkait dengan pertandingan-pertandingan ini. Di mana setiap match pasti ada story behind the process-nya. Ada perjuangan-perjuangan sebelumnya yang kadang mungkin tidak diketahui oleh publik,” ujar Fiki.
TVRI, kata Fiki, telah menyiapkan berbagai program dan fitur berita untuk mengangkat perjalanan para atlet, mulai dari masa persiapan, dukungan pemerintah, keberangkatan menuju Jepang, hingga cerita-cerita humanis yang terjadi selama pertandingan.
“Ini yang penting untuk disampaikan, untuk juga menjadi inspirasi bagaimana perjuangannya sedemikian hebat, tapi juga menginspirasi kita bisa menumbuhkan bibit-bibit atlet yang luar biasa lagi ke depannya,” kata Fiki.
Kolaborasi TVRI dan RANS Entertainment juga tidak hanya akan berlangsung melalui layar televisi dan platform digital.
Fiki mengatakan berbagai aktivitas nonton bareng atau nobar juga direncanakan untuk memperluas dukungan masyarakat kepada para atlet Indonesia.
“Bukan hanya ada di layar kegiatannya, tapi juga di offline-nya, aktivasi-aktivasi nonton bareng, itu juga akan kita lakukan,” ucap Fiki.
Ia berharap Asian Games 2026 dapat menjadi momentum bersama bagi masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan kepada para atlet yang berjuang membawa Merah Putih di Jepang.
“Pokoknya Asian Games ini menjadi pestanya buat warga Indonesia dan mudah-mudahan energi pestanya ini bisa sampai ke Aichi dan Nagoya untuk menambah semangat teman-teman atlet yang berlaga nanti di Jepang,” tutur Fiki.
Sementara, Chief Operating Officer RANS Entertainment Nagita Slavina mengatakan keterlibatan RANS dalam penyiaran Asian Games 2026 merupakan bentuk dukungan terhadap perjuangan para atlet Indonesia.
“Tentunya ini sebuah kebanggaan besar bisa menjadi bagian dari perjuangan atlet-atlet Indonesia, apalagi di Asian Games yang luar biasa. Dan kami percaya perjuangan atlet Indonesia ini harus banget di-support, didukung, ditonton seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Nagita.
Ia mengatakan RANS Entertainment bersama TVRI ingin memastikan pertandingan Asian Games dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat di berbagai daerah.
“Maka dari itu, kami RANS Entertainment bersama juga TVRI menyiarkan, menghadirkan tayangan Asian Games 2026 ini secara gratis supaya bisa lebih banyak lagi orang yang nonton dari Sabang sampai Merauke, di mana pun berada,” kata Nagita.
Selain melalui televisi, RANS Entertainment juga akan memperkuat penyebaran tayangan melalui ekosistem dan platform digital.
Nagita menilai semakin banyak masyarakat yang menyaksikan pertandingan, semakin besar pula dukungan yang dapat dirasakan para atlet Indonesia.
“Karena saya yakin atlet-atlet senang lebih banyak lagi ditonton. Apalagi kalau di YouTube itu kan bisa kelihatan viewers-nya. Pasti mereka kayak, ‘Wah, berapa yang nonton nih?’ Terus bisa di-comment,” ucap Nagita.
Menurutnya, dukungan masyarakat dapat menjadi tambahan semangat bagi para atlet untuk memberikan hasil terbaik bagi Indonesia.
“Jadi itu sebuah bentuk dukungan, support yang insyaallah sampai. Titip salam buat atlet-atlet, semangat semuanya. Insyaallah ini jadi event yang juga bisa membanggakan, bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia, bisa menjadi pemersatu kita,” tutur Nagita.
Kemudian, Chief Executive Officer IMSport.TV Linda Wahyudi mengatakan kolaborasi antara pemegang hak siar, RANS Entertainment, dan TVRI menjadi kabar positif bagi masyarakat Indonesia.
Menurutnya, masyarakat dapat menyaksikan perjuangan atlet Indonesia melalui berbagai saluran yang tersedia.
“Saya bahagia sekali bisa ada di antara semuanya, terutama dengan TVRI dan juga RANS. Pagi ini saya juga mau umumkan bahwa ini sesuatu yang membanggakan, terutama untuk kita bangsa Indonesia. Semua rakyat Indonesia nanti dapat menyaksikan sepak terjang atlet-atlet kita di Asian Games,” ujar Linda.
Ia menegaskan tayangan Asian Games dapat dinikmati masyarakat secara gratis melalui TVRI sebagai saluran free-to-air, serta didukung distribusi digital melalui platform RANS Entertainment.
“Kalau tadi Mbak Gigi bilang bisa ditonton gratis, betul sekali bisa ditonton gratis. Kali ini memang luar biasa karena TVRI kita tahu menjadi free-to-air atau saluran yang tidak bayar sama sekali dan bisa ditonton oleh semua lapisan masyarakat bahkan ke pelosok-pelosok,” ucap Linda.
Menurut Linda, dukungan RANS Entertainment melalui platform digital juga akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengikuti berbagai pertandingan.
“Ditambah lagi tentu dorongannya dari RANS Entertainment yang akan melengkapi dengan YouTube. YouTube itu kita bisa bawa di mana-mana,” tutur Linda.
Linda berharap kehadiran berbagai platform penyiaran tersebut dapat memberikan kesempatan lebih besar bagi seluruh cabang olahraga, khususnya pertandingan yang melibatkan atlet Indonesia, untuk mendapatkan perhatian masyarakat.
“Terutama yang ada Indonesianya jelas kita akan coba tampilkan semuanya. Saya terutama untuk atlet sendiri senang, masyarakat pun senang,” ujar Linda.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI Agus Sudibyo, Direktur Program dan Berita LPP TVRI Arif Adi Kuswardono, Direktur Teknik LPP TVRI Bernardus Satriyo Dharmanto, Direktur Pengembangan dan Usaha LPP TVRI Retno Wulan Kartiko Purbodjati, serta Deputi 3 Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 Anggy Pasaribu.










